Bengkayang Optimalkan Pajak MBLB dan TKA di Proyek PLTMH

Bengkayang Optimalkan Pajak MBLB dan TKA di Proyek PLTMH
Peninjauan lapangan oleh Bapenda pemkab Bengkayang (FOTO: NET)

BENGKAYANG - Pemerintah Kabupaten melalui badan pendapatan daerah mengoptimalkan potensi penerimaan daerah dari sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta pajak tenaga kerja asing (TKA) pada proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kecamatan Tujuh Belas.

Kepala Bapenda, Yohanes Atet pada Sabtu menyatakan bahwa demi memaksimalkan pajak MBLB tersebut, pihaknya bersama Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah melangsungkan peninjauan langsung ke lapangan demi melakukan identifikasi.

Ia menilai, kegiatan pengolahan material yang menunjang pembangunan PLTMH kini menjadi fokus perhatian pemerintah daerah lantaran menyimpan potensi penerimaan dari sektor Pajak MBLB. "Kami menemukan dua unit penggilingan batu yang memasok material untuk proyek pembangunan PLTMH di Desa Pisak dan Desa Bengkilu. Aktivitas ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena memiliki potensi penerimaan dari sektor Pajak MBLB," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Bapenda saat ini masih melangsungkan proses pendataan serta verifikasi bersama manajemen perusahaan dan pemerintah desa demi memperoleh data yang akurat mengenai volume produksi serta potensi penerimaan pajak daerah. "Terkait potensinya, kami masih mengumpulkan data valid dari pihak manajemen perusahaan dan pemerintah desa. Dari hasil pengamatan awal di lapangan, potensinya cukup besar," ujarnya.

Bukan hanya sektor MBLB, Pemerintah Kabupaten juga melangsungkan pendataan terhadap para tenaga kerja asing yang ikut terlibat dalam proyek tersebut.

Proses tersebut ditempuh demi memastikan seluruh kewajiban administrasi serta perpajakan yang berhubungan dengan tenaga kerja asing dipenuhi berdasarkan regulasi yang berlaku. "Potensi lainnya berasal dari tenaga kerja asing yang bekerja di wilayah ini. Saat ini kami masih menunggu data valid dari bidang ketenagakerjaan untuk dilakukan pendataan lebih lanjut," katanya.

Ia mengimbuhkan bahwa jalinan koordinasi bersama dinas teknis dan manajemen perusahaan terus dilangsungkan demi memastikan seluruh potensi penerimaan daerah bisa terdata secara akurat tanpa mengganggu jalannya pelaksanaan proyek strategis yang tengah bergulir.

Ia menaruh harapan agar maksimalisasi pendataan sektor MBLB dan tenaga kerja asing ini mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menopang pembangunan daerah secara berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index