Cornelis Tekankan Kualitas SDM Fondasi Utama Pembangunan

Cornelis Tekankan Kualitas SDM Fondasi Utama Pembangunan
Anggota Komisi XII sekaligus anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Dr. (H.C) Drs. Cornelis, M.H. (FOTO: NET)

KALIMANTAN BARAT - Anggota Komisi XII sekaligus anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Dr. (H.C) Drs. Cornelis, M.H., secara rutin melakukan kunjungan ke lapangan guna menghimpun aspirasi warga hingga ke tingkat desa dan dusun di daerah pemilihan Kalimantan Barat.

Melalui rangkaian kunjungan tersebut, mantan Gubernur Kalimantan Barat dua periode ini secara konsisten menegaskan bahwa penguatan mutu sumber daya manusia menjadi pilar pokok dalam pembangunan wilayah.

Saat menyambangi sejumlah desa di Kabupaten Landak, legislator tersebut menyoroti krusialnya pemenuhan kebutuhan gizi anak sejak dini.

Ia berpendapat bahwa kecukupan asupan protein serta lemak menjadi faktor penentu dalam melahirkan generasi yang sehat, cerdas, sekaligus kompetitif.

“Agar generasi mendatang tumbuh menjadi anak-anak yang pintar, cerdas, berani, dan sehat, kebutuhan gizinya harus terpenuhi. Berikan mereka makanan bergizi, salah satunya telur yang saat ini relatif terjangkau oleh masyarakat,” kata Cornelis di hadapan warga Desa Sidas, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, pada Sabtu (30/5/2026).

Dirinya menguraikan bahwa investasi jangka panjang yang menentukan mutu generasi masa depan Kalimantan Barat bermula dari perhatian pada gizi anak.

Oleh sebab itu, tiap keluarga memegang andil besar dalam mengupayakan agar nutrisi anak-anak mereka dapat tercukupi secara optimal.

Bagi tokoh tersebut, kepedulian pada sektor kesehatan serta pemenuhan nutrisi anak ini selaras dengan peta jalan Presiden demi mewujudkan SDM Indonesia yang unggul dan kompetitif.

“Anak-anak yang hari ini kami jaga kesehatan dan gizinya adalah pemimpin Kalimantan Barat di masa depan. Hal ini juga sejalan dengan harapan Presiden agar Indonesia memiliki generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Karena itu, mereka harus dipersiapkan sejak sekarang,” ujarnya.

Di samping isu pemenuhan gizi, figur ini turut mewanti-wanti pentingnya memelihara kesehatan ibu hamil serta balita lewat fasilitas kesehatan mendasar di desa, khususnya Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Ia menilai Posyandu mengemban fungsi strategis untuk memantau kondisi kesehatan ibu serta perkembangan anak secara periodik.

Maka dari itu, masyarakat beserta jajaran pemerintah desa diminta untuk memastikan kegiatan di Posyandu tetap berjalan aktif dan maksimal.

“Posyandu adalah layanan kesehatan yang dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Pemeriksaan rutin bagi anak-anak dan ibu hamil sangat penting. Jika Posyandu tidak aktif, segera diaktifkan kembali, karena kesehatan mereka menentukan kualitas generasi yang akan memimpin Kalimantan Barat di masa mendatang,” tegasnya.

Bukan hanya sektor kesehatan dan gizi, tokoh masyarakat ini juga mengimbau warga untuk senantiah menjaga kebersihan di area tempat tinggal demi mendongkrak taraf hidup.

Ia memandang ketersediaan sarana sanitasi yang memadai merupakan kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi oleh masing-masing keluarga.

“Setiap rumah sebaiknya memiliki WC yang layak. Lingkungan yang bersih dan sehat akan membantu menjaga kesehatan keluarga, terutama anak-anak dan ibu hamil. Jangan sampai masih ada warga yang kesulitan mengakses sanitasi yang baik, karena hal itu juga berpengaruh terhadap kualitas kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Dirinya menekankan kembali bahwa kondisi lingkungan yang bersih, fasilitas sanitasi yang layak, serta penerapan pola hidup sehat menjadi elemen vital untuk menangkal beragam penyakit sekaligus menyokong tumbuh kembang anak secara maksimal.

Legislator ini menaruh harapan besar agar kepedulian warga terhadap urgensi gizi, kesehatan, dan kebersihan area sekitar dapat terus tumbuh.

Ia meyakini bahwa lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berani, serta memiliki karakter kuat merupakan modal terpenting dalam membangun Kalimantan Barat yang lebih maju dan sejahtera.

“Pembangunan daerah harus dimulai dari manusianya. Jika anak-anak kami sehat, cerdas, dan tumbuh dengan baik, maka masa depan Kalimantan Barat juga akan semakin baik,” pungkasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index