Proyek Wisata IKN Tetap Jalan Jadi Penggerak Ekonomi Baru

Proyek Wisata IKN Tetap Jalan Jadi Penggerak Ekonomi Baru
Ilustrasi Kondisi IKN (FOTO: NET)

PASER PENAJAM UTARA - Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa status Jakarta tetap bertahan sebagai ibu kota negara hingga diterbitkannya keputusan resmi mengenai pemindahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Lalu, bagaimana kelanjutan nasib Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini?

Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bimo Adi Nursanthyasto menjelaskan bahwa proses pembangunan IKN yang berlokasi di sebagian area Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim) tetap berlanjut.

Dia mengimbuhkan bahwa IKN tidak cuma dirancang sebagai pusat administrasi negara, melainkan juga untuk pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.

"Pengembangan wisata alam dan budaya dilakukan di ibu kota baru Indonesia, jadi tidak hanya diproyeksikan sebagai kota administrasi negara," ujar Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto di Sepaku, Penajam Paser Utara, Senin (18/5/2026), dilansir Antara.

Dia menuturkan bahwa pengerjaan IKN tidak sekadar berpusat pada kawasan pemerintahan, namun juga diorientasikan sebagai motor penggerak perekonomian nasional.

Wilayah IKN pun mulai ditata sebagai destinasi baru yang mengombinasikan pembangunan modern dengan keindahan alam serta kearifan lokal Kalimantan, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, budaya setempat, dan partisipasi warga sekitar.

Upaya pengembangan pariwisata ini diharapkan mampu menciptakan kesempatan usaha bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) hingga sektor jasa dan transportasi, khususnya untuk masyarakat setempat.

"Pengembangan sektor wisata menjadi salah satu langkah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di sekitar IKN," ujarnya.

Pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, telah disediakan area glamping yang menyasar para pelancong yang ingin merasakan atmosfer alam tanpa harus kehilangan kenyamanan dari fasilitas modern.

Selanjutnya, beberapa sarana pendukung pun sedang dalam tahap pembangunan, meliputi convention center, botanical garden, pusat kuliner, pusat informasi wisatawan, fasilitas kesehatan, hingga pusat kebudayaan Nusantara.

"Konsep itu menjadi bagian dari pengembangan wisata berkelanjutan di IKN," kata dia.

Otorita IKN juga tengah menyiapkan beragam destinasi berbasis lingkungan yang diproyeksikan menjadi daya tarik wisata utama, yang dibangun dengan memadukan alam tropis Kalimantan dan fasilitas modern.

"Kawasan wisata alam disiapkan untuk wisata ramah lingkungan, retret kebugaran, hingga wisata budaya yang melibatkan masyarakat lokal," kata Bimo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index