JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bakal menemani Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam agenda safari keliling Indonesia.
Di momen tersebut, bakal disosialisasikan bahwa Jokowi kini bukan lagi bagian dari PDIP, melainkan sudah bergabung dengan PSI.
"Selain program pemenangan bersama PSI, juga terkait dengan Pak Jokowi sudah tidak lagi di PDIP tapi sudah di PSI gitu lho," kata Ketua DPP PSI Bestari Barus saat dihubungi, Selasa (19/5/2026). "Ya kalau Pak Jokowi turun apalagi kalau nggak dengan PSI. Mau program apa, kan Pak Jokowi sudah selesai urusan calon mencalonkan," lanjutnya.
Bestari menjelaskan bahwa agenda safari keliling Indonesia tersebut merupakan program kerja PSI yang turut diikuti oleh Jokowi.
Pihak PSI saat ini sedang merancang peta jalan (roadmap) untuk perjalanan keliling Indonesia tersebut.
"(PSI) Bersama dengan Pak Jokowi, Pak Jokowi itu bagian dari PSI. Sedang kami siapkan roadmap-nya," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa status atau posisi resmi Jokowi di internal PSI bakal disampaikan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PSI Kaesang Pangarep di sela-sela safari.
Menurutnya, keterlibatan Jokowi bertujuan untuk menyukseskan PSI di ajang pemilu.
"Iya nanti diumumkan segera oleh Mas Kaesang (saat keliling) sebagai Ketua Umum. Kan orang pasti nanya 'nanti sebagai apa?'. Masa jalan sendiri Pak Jokowi? Kan mau jadi presiden lagi kan nggak bisa. Jadi tinggal berjalan untuk sukses PSI," imbuhnya.
Ketika dikonfirmasi mengenai keterlibatan relawan Projo dalam agenda tersebut, Bestari mengaku kurang paham.
Ia menegaskan bahwa rencana perjalanan keliling Indonesia ini dirancang bersama PSI.
"Nggak tahu saya (apakah Projo akan ikut). Kalau ada program sama Projo ya terserah aja, kalau ini kan sama PSI. (Keliling Indonesia kapan) belum, nanti dulu, nanti ada saatnya diumumkan tanggal berapa bulan berapanya. Masih konsentrasi untuk suskses ferifikasi faktual KPU. (Bulan Juni ke NTT) nggak tahu kami itu," imbuhnya.
Informasi seputar rencana Jokowi untuk melakukan perjalanan keliling Indonesia sebelumnya mencuat setelah dirinya mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum Projo Budi Arie pada awal bulan ini.
Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik, mengonfirmasi bahwa dalam obrolan tersebut Jokowi mengaku kondisi kesehatannya sudah membaik hingga 99 persen dan bersiap safari keliling Indonesia pada Juni 2026.
Pertemuan antara Jokowi dan Budi Arie sendiri berlangsung pada Rabu (1/5/2026) di sebuah tempat makan di daerah Rawamangun, Jakarta Timur.
Freddy menyebutkan bahwa agenda silaturahmi antara relawan dan Jokowi akan dijadwalkan secara berkala setiap tiga bulan sekali.
Ia menegaskan kondisi fisik Jokowi sudah sangat bugar dan siap menyambung silaturahmi dengan masyarakat di berbagai daerah.
"Nanti akan ada pertemuan rutin Pak Jokowi dengan relawan, disepakati sekali dalam 3 bulan, tapi tetap pintu Pak Jokowi selalu terbuka kapan saja untuk para relawannya," ujar Freddy, Selasa (12/5/2026). "Kata Pak Jokowi 99% (pulih), Juni mungkin kami sudah akan keliling Indonesia untuk menyapa rakyat," tambahnya