Dinas KPKP DKI Gencarkan Edukasi Penanganan Hewan Kurban

Dinas KPKP DKI Gencarkan Edukasi Penanganan Hewan Kurban
Proses menyembelih hewan kurban (FOTO: NET)

JAKARTA - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat dan pedagang terkait metode penyembelihan serta pengelolaan hewan dan daging kurban yang bersih menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

"Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas KPKP tidak hanya memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban, tetapi juga menggencarkan pelatihan dan sosialisasi kepada para pelaku usaha maupun masyarakat," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Berdasarkan keterangan Hasudungan, berbagai tindakan kesiapan telah ditempuh demi memastikan ibadah kurban di area Jakarta berjalan aman, sehat, dan sesuai ketentuan agama Islam.

Salah satu perhatian utama yang dikerjakan adalah mengadakan bimbingan dan edukasi bagi pedagang hewan kurban, pengelola tempat pemotongan, hingga masyarakat umum.

Topik yang diberikan meliputi pembekalan keahlian untuk juru sembelih halal, mekanisme penerimaan hewan kurban, metode pemilihan hewan kurban yang sehat, hingga standar lapak penjualan dan tempat pemotongan hewan.

Sosialisasi ini dipandang penting agar tahapan pemotongan hewan kurban tidak hanya sah secara agama, melainkan juga memenuhi standar kesehatan dan kebersihan pangan.

Selain memberikan edukasi perihal penyembelihan yang religius, para petugas turut membimbing warga terkait pengelolaan daging kurban yang layak serta higienis.

"Langkah tersebut dilakukan agar kualitas daging tetap terjaga hingga didistribusikan kepada warga penerima manfaat," ujar Hasudungan.

Ia menilai, pengelolaan daging secara benar memberikan dampak yang signifikan bagi keamanan konsumsi publik.

Karena itu, masyarakat diharapkan memperhatikan kebersihan alat-alat, lokasi penyembelihan, hingga tahapan penyimpanan serta pembagian daging.

Di sisi lain, Dinas KPKP juga menjamin pengawasan kesehatan hewan kurban terus berjalan secara ketat.

Ketika hari pelaksanaan penyembelihan, para petugas akan melangsungkan pengecekan antemortem dan postmortem di lokasi-lokasi pemotongan hewan kurban.

Pengecekan antemortem dilangsungkan sebelum hewan disembelih guna memantau keadaan fisiknya.

Sementara itu, pengecekan postmortem dilakukan sesudah penyembelihan demi memastikan daging kurban tersebut layak dikonsumsi masyarakat.

Demi menyokong kelancaran kegiatan pengawasan, Dinas KPKP DKI turut membangun kerja sama dengan berbagai pihak terkait serta daerah asal pemasok hewan kurban dari beberapa wilayah di Indonesia.

Adapun pengecekan kesehatan hewan kurban telah dilaksanakan di area penampungan dan lapak penjualan hewan kurban yang berada di lima wilayah DKI Jakarta sejak tanggal 27 April hingga 26 Mei 2026 demi memastikan hewan yang masuk ke Jakarta sehat serta layak dijadikan hewan kurban.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index