JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi menurunkan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai 1 Januari 2026.
Kebijakan ini berlaku secara nasional dan mencakup berbagai jenis BBM, mulai dari Pertamax hingga Pertamina Dex. Penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan pergerakan harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah.
Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina per wilayah di Indonesia.
Wilayah Khusus Perdagangan Bebas (FTZ)
1. FTZ Batam
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Pertamax: Rp 11.850 per liter
Pertamax Turbo: Rp 12.750 per liter
Dexlite: Rp 12.800 per liter
Pertamina Dex: Rp 12.900 per liter
2. FTZ Sabang
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Pertamax: Rp 11.500 per liter
Dexlite: Rp 12.600 per liter
Wilayah Sumatera
1. Aceh
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Pertamax: Rp 12.500 per liter
Pertamax Turbo: Rp 13.400 per liter
Dexlite: Rp 13.800 per liter
Pertamina Dex: Rp 13.900 per liter
2. Riau & Kepulauan Riau
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Pertamax: Rp 12.950 per liter
Pertamax Turbo: Rp 14.000 per liter
Dexlite: Rp 14.100 per liter
Pertamina Dex: Rp 14.200 per liter
3. Sumatera Barat
Pertamax: Rp 12.800 per liter
Pertamax Turbo: Rp 13.700 per liter
4. Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung
Pertamax: Rp 12.650 per liter
Pertamax Turbo: Rp 13.700 per liter
Dexlite: Rp 13.800 per liter
Pertamina Dex: Rp 13.900 per liter
5. Lampung
Pertamina Dex: Rp 13.600 per liter
Jawa dan Bali
1. Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Pertamax: Rp 12.350 per liter
Pertamax Green 95: Rp 13.150 per liter
Pertamax Turbo: Rp 13.400 per liter
Dexlite: Rp 13.500 per liter
Pertamina Dex: Rp 13.600 per liter
2. Bali
Pertamax: Rp 12.350 per liter
Pertamax Turbo: Rp 13.400 per liter
Nusa Tenggara
1. Nusa Tenggara Barat (NTB)
Pertamax: Rp 12.350 per liter
2. Nusa Tenggara Timur (NTT)
Biosolar Non-Subsidi: Rp 13.700 per liter
Pertamax: Rp 12.650 per liter
Pertamax Turbo: Rp 13.700 per liter
Kalimantan
1. Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur
Pertamax: Rp 12.650 per liter
Pertamax Turbo: Rp 13.700 per liter
2. Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara
Pertamax: Rp 12.950 per liter
Pertamax Turbo: Rp 14.000 per liter
Sulawesi
Sulawesi Selatan, Tengah, Tenggara, Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Barat
Pertamax: Rp 12.650 per liter
Pertamax Turbo: Rp 13.700 per liter
Maluku dan Papua
1. Maluku dan Maluku Utara
Pertamax: Rp 12.650 per liter
Dexlite: Rp 13.800 per liter
2. Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Barat Daya
Pertamax: Rp 12.650 per liter
Dexlite: Rp 13.800 per liter
Pertamina Dex (wilayah tertentu): Rp 13.900 per liter
Penjelasan Resmi Pertamina
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM dilakukan berdasarkan formula resmi pemerintah dengan mempertimbangkan harga minyak dunia seperti Argus dan Mean of Platts Singapore (MOPS), serta nilai tukar rupiah.
“Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala, dengan tetap menjadikan harga Pertamax Series dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif,” ujar Roberth.
Pertamina juga mengingatkan bahwa perbedaan harga di tiap provinsi dipengaruhi oleh Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan biaya distribusi wilayah. Masyarakat disarankan untuk selalu mengecek harga resmi BBM di SPBU atau melalui laman Pertamina sebelum melakukan pengisian bahan bakar.