CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menetapkan percepatan infrastruktur dan penguatan desa sebagai prioritas utama guna mendorong pemerataan pembangunan di Bogor Barat.
Pemerintah daerah kini mengalihkan perhatian besar pada wilayah barat melalui skema pembangunan terpadu.
Pusat pertumbuhan ekonomi baru mulai dirancang agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
“Dalam dua tahun ke depan, Bogor Barat harus mengalami perubahan signifikan. Kita kejar, terutama dari sisi infrastruktur,” ujarnya, sebagaimana dilangsir dari voabogor.com, Kamis (23/4/2026).
Rudy Susmanto menekankan bahwa aksesibilitas di Parung Panjang hingga Rumpin sedang mengalami akselerasi perbaikan yang masif.
Pembangunan turap dan pemasangan lampu jalan umum dilakukan untuk meminimalisir risiko bencana serta meningkatkan keamanan warga.
Bupati Bogor tersebut berpendapat bahwa kemandirian desa merupakan kunci utama agar kebijakan kabupaten bisa menyentuh kebutuhan rill masyarakat.
Alokasi anggaran sebesar 1,5 miliar rupiah diberikan kepada setiap desa dengan aturan penggunaan yang lebih fleksibel.
“Desa harus menjadi ujung tombak pembangunan. Kebijakan yang dibuat di tingkat kabupaten harus benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas Rudy, dikutip dari voabogor.com, Kamis (23/4/2026).
Program digitalisasi data dan beasiswa satu sarjana per desa menjadi instrumen penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Pemerintah juga sedang mematangkan rencana pembangunan pusat layanan terpadu yang diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan baru.
Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi di Cibungbulang serta kawasan olahraga di Rancabungur masuk dalam daftar proyek strategis tahun ini.
Konektivitas transportasi publik juga akan diperluas melalui rencana perpanjangan jalur KRL hingga menjangkau wilayah Jasinga.
“Saya kerjakan yang besar-besar, sementara implementasinya ada di desa. Maka kekompakan dan sinergi menjadi kunci,” tegasnya, melansir voabogor.com, Kamis (23/4/2026).
Kepala Desa Kalong Liud Jani Nurjaman menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan dialog langsung yang diberikan oleh pihak eksekutif.
Aspirasi dari para pemimpin desa menjadi bahan evaluasi penting agar pelaksanaan pembangunan di lapangan tetap berjalan efektif.
“Terima kasih kepada Bupati Bogor yang telah memberikan kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi secara langsung,” ujar Jani, sebagaimana dilangsir dari voabogor.com, Kamis (23/4/2026).
Optimisme pemerataan pembangunan kini bertumpu pada kolaborasi yang erat antara jajaran pemerintah kabupaten dan perangkat desa.