SABANG – Pemkot Sabang memperkuat Efisiensi Pembangunan melalui sinkronisasi anggaran pusat dan daerah guna meningkatkan kesejahteraan warga pada momen HUT Otda ke-30.
Pemerintah daerah tersebut kini memberikan perhatian lebih pada keselarasan perencanaan serta pendanaan agar setiap kebijakan sejalan dengan instruksi pemerintah provinsi maupun pusat.
Irfani berpendapat bahwa keterpaduan ini merupakan landasan utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang jauh lebih berdaya guna bagi publik.
"Melalui konsep integritas perencanaan itu, setiap pelaksanaan program diharapkan mampu memberikan dampak maksimal kepada masyarakat tanpa mengabaikan prinsip efisiensi anggaran. Pelayanan publik harus tetap berjalan optimal meskipun pemerintah menerapkan langkah-langkah penghematan dalam berbagai sektor kegiatan," tegas Irfani, sebagaimana dilangsir dari rri.co.id, Senin (27/4/2026).
Langkah penyesuaian arah gerak pembangunan ini juga melibatkan dukungan penuh terhadap pencapaian Astacita sebagai fondasi visi pembangunan skala nasional.
Irfani mengungkapkan bahwa praktik penghematan anggaran di wilayah tersebut sebenarnya sudah berlangsung selama 2 tahun terakhir pada tahap perencanaan hingga eksekusi.
"Kebijakan efisiensi anggaran di Sabang sejatinya telah dijalankan dalam dua tahun terakhir, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan program. Dari evaluasi yang dilakukan, penerapan efisiensi tersebut disebut telah mencapai sekitar 80 persen dan memberikan dampak positif terhadap tata kelola kegiatan pemerintahan," tambahnya sebagaimana dilangsir dari rri.co.id, Senin (27/4/2026).
Seluruh pimpinan perangkat daerah diharapkan mampu mengimplementasikan instruksi dari level atas secara totalitas demi mendorong kemajuan wilayah.
Efisiensi tidak boleh menjadi penghambat kualitas kerja, namun justru menjadi pemicu bagi aparatur sipil untuk tetap profesional dalam melayani masyarakat.