Polisi Temukan Brankas Berisi Emas 74 Kg di Rumah Mewah Kawasan Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 18:08:01 WIB
Polisi menemukan barang bukti berupa emas batangan seberat 74 kilogram dan uang tunai senilai Rp476 miliar saat menggeledah sebuah rumah mewah (FOTO: NET)

BOGOR - Aparat kepolisian sukses menemukan brankas misterius yang sengaja disembunyikan di dalam dinding saat melaksanakan penggeledahan di sebuah hunian mewah di area Parahyangan Golf II, Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketika dibuka, brankas rahasia itu kedapatan menyimpan tujuh koper yang di dalamnya dipenuhi emas batangan serta tumpukan mata uang dollar dalam jumlah besar.

"Ditemukan brankas terkunci, setelah dibuka berisi 7 koper," kata Kortas Tipidkor Mabes Polri Irjen Pol Totok Suharyanto di lokasi, Kamis (9/7/2026).

Totok menjelaskan secara rinci bahwa tim penyidik menemukan logam mulia berupa emas batangan seberat 74 kilogram, uang asing sebesar 4.767.300 dollar Amerika Serikat (USD), 14.083.800 dollar Singapura (SGD), serta uang tunai rupiah sejumlah Rp 100 juta.

"Estimasi total dalam rupiah senilai Rp 476 miliar," ujar Totok.

Selain tumpukan berharga berupa emas dan mata uang asing, tim penyidik juga menyita berbagai berkas dokumen, perangkat ponsel, hingga dokumentasi foto keluarga yang diduga berkaitan erat dengan pemilik rumah serta pemilik sah barang-barang di dalam brankas.

"Selanjutnya barang bukti akan kami lakukan penyitaan," jelasnya.

Walau demikian, Totok masih enggan mengungkapkan identitas pemilik kediaman mewah tersebut.

Menurut keterangannya, tim penyidik saat ini masih terus bergerak melakukan penelusuran lebih mendalam untuk memastikan korelasi antara barang bukti yang ditemukan dengan kasus hukum yang sedang ditangani.

"Sampai saat ini masih pada proses untuk penggeledahan, kemudian beberapa pembuktian," terangnya.

Dirinya menegaskan bahwa dalam kegiatan penggeledahan tersebut, polisi belum melakukan penahanan atau penangkapan terhadap satu orang pun.

"Belum (ada yang ditangkap), masih nunggu. Nanti secara detail akan kami sampaikan setelah seluruhnya proses penyidikan dilakukan," pungkasnya.

Berdasarkan situasi di tempat kejadian perkara, tampak sejumlah personel kepolisian dengan senjata laras panjang bersiaga ketat mengamankan area luar rumah berarsitektur mewah tersebut.

Di saat bersamaan, petugas gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya tampak sibuk beraktivitas keluar masuk hunian berlantai dua tersebut.

Penggeledahan rumah ini diduga kuat berkaitan dengan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyangkut pasokan komoditas batu bara.

Selain hunian di Sentul City, tim penyidik juga melaksanakan penggeledahan paralel di kompleks de'Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan, guna mengusut perkara korupsi batu bara di tubuh PLN yang menyebabkan pemadaman listrik total di Sumatera, kasus ASABRI, serta korupsi di Krakatau Steel.

Dari penggeledahan di titik kedua, pihak kepolisian dilaporkan berhasil menemukan tumpukan uang tunai dalam pecahan rupiah maupun mata uang dollar dengan nilai sekitar Rp 60 miliar.

Terkini