Pria Penipu SPBU Modus Tarik Tunai di Bogor Berhasil Ditangkap

Pria Penipu SPBU Modus Tarik Tunai di Bogor Berhasil Ditangkap
Pakai Pelat Palsu, Pria di Bogor Tipu SPBU Modus Tarik Tunai (FOTO: NET)

BOGOR - Aparat kepolisian meringkus seorang lelaki yang melakukan aksi penipuan di kawasan Cileungsi dengan modus meminta uang tunai namun menunjukkan bukti pengiriman dana buatan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku ternyata telah melancarkan aksi serupa sebanyak sepuluh kali hanya dalam jangka waktu dua bulan.

"Peristiwa pertama diketahui terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026. Dengan modus yang terbilang nekat, pelaku mengisi bahan bakar jenis pertamax dan meminta layanan tarik tunai kepada petugas SPBU," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Senin (1/6).

Lalu lelaki tersebut memperlihatkan bukti pengiriman dana buatan itu kepada karyawan pom bensin. Lelaki itu kemudian pergi dari tempat kejadian setelah mengira proses transaksinya sudah beres.

"Dari catatan pihak SPBU, pelaku telah dua kali berhasil menjalankan aksinya di tempat yang sama dengan total kerugian mencapai lebih dari Rp 2 juta," bebernya.

Edison menyebutkan bahwa pelaku berusaha melakukan perbuatan tersebut untuk ketiga kalinya pada hari Sabtu (30/5). Sayangnya, tindakan yang ketiga ini tidak berjalan lancar.

"Anggota Polsek Cileungsi yang dibantu petugas SPBU berhasil mengamankan pelaku di lokasi kejadian," tuturnya.

Berdasarkan hasil pendalaman, diperoleh informasi bahwa kendaraan roda empat yang digunakan merupakan pinjaman dari rekannya. Lelaki tersebut memasang nomor polisi tiruan saat melancarkan aksinya.

"Untuk melancarkan aksinya, pelaku bahkan nekat menggunakan mobil yang dipasangi pelat nomor dinas kepolisian palsu. Pelat nomor tersebut diketahui dipesan dari pembuat pelat nomor di pinggir jalan guna mengelabui petugas dan korban," sebutnya.

Saat ini, lelaki tersebut bersama barang bukti sudah diamankan ke markas kepolisian. Proses pemeriksaan lebih lanjut masih dilakukan untuk mendalami perkara ini.

"Polisi masih terus melakukan pengembangan kasus guna mengungkap kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun korban tambahan," kata Edison.

Aparat keamanan kemudian memperdalam pemeriksaan terkait kasus penipuan yang dilakukan oleh lelaki tersebut. Pelaku disinyalir telah mengeksekusi perbuatannya sebanyak 10 kali dalam waktu dua bulan.

"Fakta mengejutkan terungkap dalam proses interogasi. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, pelaku diduga telah melakukan aksi serupa sebanyak sepuluh kali di berbagai SPBU," kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison.

Edison memaparkan bahwa pelaku mengubah penampilannya saat beraksi untuk mengelabui target. Menurutnya, pelaku sempat mengenakan seragam sekolah menengah atas sewaktu beraksi.

"Bahkan, untuk mengelabui korbannya, pelaku pernah menyamar menggunakan seragam SMA saat melakukan penipuan di salah satu SPBU di Kota Bogor," jelasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index