Sekda DKI: Jaga Semangat Kebangkitan Nasional di Era Digital

Sekda DKI: Jaga Semangat Kebangkitan Nasional di Era Digital
Sekda Konawe Dr. Ferdinand, SP., MH., saat memimpin jalannya upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 di halaman Kantor Bupati Konawe (FOTO: NET)

JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Uus Kuswanto menegaskan bahwa esensi dari kebangkitan nasional mesti senantiah dipelihara dengan menyelaraskan perkembangan zaman, seperti menyikapi isu kedaulatan informasi serta peralihan ke ranah digital.

“Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk merefleksikan semangat persatuan dan perjuangan bangsa sejak berdirinya Budi Utomo pada 1908. Hal ini menegaskan pentingnya melindungi generasi muda sebagai fondasi utama dalam menjaga kemandirian dan kedaulatan bangsa,” ujar Uus saat menjadi Inspektur Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Berdasarkan penuturannya, sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah terus ditingkatkan demi mengoptimalkan perlindungan anak di ranah siber lewat eksekusi menyeluruh PP Tunas, salah satunya membatasi akses media sosial bagi anak yang belum berumur 16 tahun.

Uus berpendapat, momen krusial ini wajib dijadikan pijakan agar tiap tahapan pembangunan selalu berkiblat pada kesejahteraan kolektif.

“Kebangkitan nasional adalah milik seluruh rakyat Indonesia, yang bermula dari kesadaran individu, tumbuh secara kolektif, dan bermuara pada kemajuan bangsa di tingkat global,” kata Uus.

Sebagaimana dipahami, Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang menjadi regulasi turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) sudah resmi diimplementasikan sejak 28 Maret 2026.

Kebijakan ini membatasi anak-anak untuk mengakses bermacam-macam platform digital dengan tingkat risiko tinggi, khususnya delapan platform utama pada tahap perdana, yaitu YouTube, TikTok, Facebook, Threads, Instagram, X, Bigo Live, dan Roblox.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index