KNKT Investigasi Tabrakan Bus ALS dan Truk di Muratara, 18 Tewas

KNKT Investigasi Tabrakan Bus ALS dan Truk di Muratara, 18 Tewas
Kecelakaan Bus ALS dengan truk pengangkut BBM di di Jalan Lintas Sumatera (FOTO: NET)

JAKARTA - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menjelaskan progres pemeriksaan terkait pemicu tabrakan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan.

Soerjanto memastikan personel investigator sedang berada di tempat kejadian guna melakukan penelaahan secara mendalam.

"Para investigator belum balik," kata Soerjanto kepada awak media, Senin (11/5/2026).

Soerjanto belum dapat memaparkan detail temuan lantaran tahapan perolehan data masih terus berjalan.

"Sampai hari masih pengumpulan data lapangan," ucapnya.

Di sisi lain, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan sejumlah poin temuan mengenai peristiwa yang melibatkan bus bernomor polisi BK-7778-DL dan truk tangki BG-8196-QB tersebut.

Melalui data Kemenhub, terungkap bahwa armada Bus ALS itu tidak mengantongi izin operasional yang valid sejak tahun 2020.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan dikabarkan sudah mendatangi lokasi kecelakaan serta mengecek keadaan fisik kedua unit kendaraan.

Aan Suhanan menyampaikan bahwa instansinya masih menunggu keterangan resmi perihal pemicu utama kecelakaan fatal ini.

"Adapun terkait dengan penyebab kecelakaan, Ditjen Hubdat menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan penyelidikan pihak Polri," ujar Aan mengutip laman resmi Hubdat Kemenhub, Jumat (8/5/2026).

Berdasarkan catatan perjalanan, bus ALS tersebut melewati Terminal Tipe A Batay (Lahat) ke arah Medan dengan manifes awal sepuluh orang.

Saat sampai di Terminal Lubuklinggau, bus terpantau melanjutkan perjalanan pada pukul 10.00 WIB dengan jumlah manifes naik menjadi 18 orang, terdiri dari 14 penumpang dan empat awak bus.

Insiden memilukan ini mengakibatkan 18 korban jiwa yang meliputi 13 penumpang, tiga awak bus, serta dua awak truk tangki.

Selain itu, terdapat empat orang yang mengalami luka-luka, mencakup tiga penumpang dan satu kru armada bus tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index