TEBO – Bupati Tebo Agus Rubiyanto usulkan anggaran infrastruktur Rp700 miliar demi percepatan aksesibilitas dan konektivitas wilayah dalam forum coffee morning.
Langkah ini menjadi bagian dari rencana strategis untuk mengatasi kendala mobilitas logistik masyarakat.
Agus Rubiyanto menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk membuka isolasi wilayah di berbagai pelosok desa.
"Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan forum strategis untuk menyatukan langkah antara Pemerintah Daerah dan DPRD. Dengan total usulan infrastruktur mencapai Rp700 miliar, komitmen kami jelas: mempercepat pembangunan jalan dan jembatan guna meningkatkan ekonomi kerakyatan. Kami berharap sinergi ini mampu mewujudkan konektivitas yang merata di seluruh Kabupaten Tebo." Papar Agus Rubiyanto, S.E., M.M. mengatakan.
Salah satu fokus utama adalah pembangunan Jembatan Teluk Kayu Putih sepanjang 200 meter.
Proyek di Kecamatan VII Koto itu diperkirakan memerlukan biaya sebesar Rp120 miliar.
Pemerintah daerah juga merencanakan peningkatan jalan pada ruas Simpang Nasional SP 2 menuju Suo-Suo.
Jalur sepanjang 23 km tersebut membutuhkan estimasi dana sekitar Rp115 miliar.
Selain itu terdapat usulan dana lebih dari Rp118 miliar bagi perbaikan sejumlah ruas jalan nasional.
Agus Rubiyanto menyampaikan bahwa integrasi pembangunan harus menjangkau area Tabun Arang hingga Lubuk Mandarsyah.
Pertemuan di rumah dinas tersebut diharapkan mampu memperkuat keselarasan visi antara pihak eksekutif dan legislatif.
Dukungan penuh dari DPRD menjadi kunci utama dalam merealisasikan transformasi wajah infrastruktur Tebo.