Tito Karnavian Minta Pemda Papua Kolaborasi Bangun Rumah MBR

Tito Karnavian Minta Pemda Papua Kolaborasi Bangun Rumah MBR
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.

SORONG - Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh Pemda di Tanah Papua memperkuat kolaborasi guna mendukung implementasi program perumahan bagi masyarakat.

Pemerintah pusat saat ini menaruh perhatian besar pada sektor hunian sebagai instrumen vital dalam mewujudkan keadilan sosial di wilayah timur Indonesia. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendongkrak taraf hidup warga melalui penyediaan tempat tinggal yang layak dan terjangkau.

"Bapak Presiden paham betul salah satu cara untuk menghadirkan negara, kemudian mewujudkan keadilan dan menyejahterakan rakyat, salah satunya adalah yang paling mendasar masalah perumahan," ujar Mendagri pada acara Sosialisasi KPP, FLPP, dan PNM Wilayah Papua di Gedung Drs. Ec. Lambert Jitmau, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (27/4/2026) malam.

Tito Karnavian menjelaskan bahwa ketersediaan rumah bukan sekadar urusan infrastruktur melainkan kebutuhan dasar yang mendesak. Sinergi antara kementerian dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam memangkas hambatan pembangunan di lapangan.

Pemerintah sudah menyiapkan sejumlah stimulus fiskal demi membantu masyarakat yang masuk kategori ekonomi rendah. Kebijakan tersebut mencakup penghapusan biaya retribusi bangunan serta pajak perolehan hak tanah agar harga hunian tetap dalam jangkauan.

Mendagri berpendapat bahwa optimalisasi Mal Pelayanan Publik di setiap daerah akan mempercepat proses birokrasi terkait perizinan perumahan. Integrasi layanan satu atap diyakini mampu menciptakan iklim investasi yang lebih bergairah bagi para pengembang lokal maupun nasional.

Kehadiran berbagai kemudahan pembiayaan seperti kredit usaha rakyat diharapkan memicu gelombang pembangunan pemukiman yang masif. Ekosistem properti yang sehat secara otomatis akan menggerakkan roda ekonomi di daerah-daerah pelosok Papua.

Setelah agenda sosialisasi berakhir, rombongan kementerian langsung bergerak menuju lokasi hunian vertikal milik TNI AL di Kota Sorong. Peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan progres pembangunan fasilitas bagi prajurit berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index