Cedera Betis Neymar Membaik, Carlo Ancelotti Mengaku Tak Buru-Buru

Rabu, 03 Juni 2026 | 13:50:09 WIB
Pemain Brasil, Neymar JR (FOTO: NET)

NEWARK - Manajer tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, memastikan bahwa proses pemulihan cedera betis Neymar terus memperlihatkan tren yang positif menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.

Meski demikian, Ancelotti memberikan penegasan bahwa dirinya sama sekali tidak mau tergesa-gesa untuk memaksakan sang pemain andalan kembali merumput.

Pernyataan itu dilontarkan Ancelotti sesaat setelah rombongan timnas Brasil mendarat di Newark, Amerika Serikat, pada Selasa (2/6/2026) demi memulai rangkaian persiapan pamungkas mereka menyambut ajang Piala Dunia 2026.

Hingga saat ini, Neymar diketahui masih harus berfokus memulihkan kondisi fisiknya akibat problem pada bagian betis.

Pemain yang kini merumput bersama klub Santos itu bahkan harus absen dan tidak diturunkan dalam laga uji coba paling baru milik Brasil kontra Panama, yang berakhir dengan keunggulan telak 6-2 bagi Tim Samba.

Sebelumnya, Ancelotti sempat memberikan perkiraan bahwa Neymar punya peluang untuk kembali bermain pada laga perdana atau laga kedua di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.

Sebagai informasi tambahan, Brasil sendiri masuk ke dalam bagian Grup C Piala Dunia 2026, bersanding bersama Maroko, Haiti, serta Skotlandia.

Tim Samba dijadwalkan akan mengawali kiprah mereka di fase grup dengan menantang Maroko pada tanggal 13 Juni mendatang.

Walau begitu, Rodrigo Lasmar selaku dokter kepunyaan timnas Brasil pada pekan lalu sempat membeberkan bahwa Neymar yang kini menginjak usia 34 tahun, memang terbukti menderita cedera betis.

Kendala kebugaran tersebut memaksanya harus beristirahat total dari lapangan hijau selama kurun waktu hingga tiga minggu ke depan.

Kondisi kesiapan fisik Neymar pun akhirnya memicu tanda tanya yang sangat besar di tengah publik menjelang kick-off Piala Dunia 2026.

“Dia berkembang dengan baik, dia dalam kondisi baik, kami tidak terburu-buru,” kata Ancelotti menyikapi situasi tentang Neymar, dikutip dari AFP.

Langkah berani Ancelotti untuk tetap memasukkan nama Neymar ke dalam daftar komparasi 26 pemain inti Brasil untuk Piala Dunia 2026 ini memang sempat memantik sorotan banyak pihak.

Hal tersebut terasa wajar mengingat Neymar sendiri terakhir kali mengenakan seragam kebesaran timnas Brasil pada tahun 2023 yang lalu.

Ia tercatat sudah hampir tiga tahun lamanya tidak pernah memperkuat tim nasional disebabkan oleh rentetan kendala pada masalah kebugarannya.

Dalam beberapa musim belakangan, Neymar memang sangat akrab dengan cedera yang akhirnya membatasi ruang gerak serta kontribusinya, baik saat membela klub maupun ketika berseragam tim nasional.

Kendati demikian, rekam jejak emasnya bersama Selecao tetap menjadi stimulus utama mengapa sosoknya dinilai teramat krusial dalam peta proyeksi Brasil di Piala Dunia 2026.

Neymar sejauh ini masih kokoh berdiri sebagai top skor sepanjang masa untuk timnas Brasil lewat torehan 79 gol dari total 128 laga yang sudah dimainkannya.

Pencapaian fantastis itu otomatis menjadikannya sebagai salah satu figur paling berpengaruh di dalam lembaran sejarah perjalanan tim nasional Brasil.

Bukan cuma sekadar memaparkan bagaimana kondisi terkini dari Neymar, Ancelotti pun turut membagikan pandangan pribadinya terkait kans Brasil pada ajang sepak bola empat tahunan yang akan dihelat dari 11 Juni sampai 19 Juli di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Tim Samba kini menapakkan kaki di kawasan Amerika Utara dengan memikul beban ekspektasi yang cukup kontras jika dibandingkan dengan beberapa pergelaran Piala Dunia di edisi-edisi terdahulu.

Brasil saat ini tidak lagi diposisikan sebagai kandidat juara yang mutlak menyusul serangkaian hasil kurang impresif yang mereka torehkan dalam beberapa laga terakhir.

Mereka bahkan tercatat hanya mampu menyudahi babak Kualifikasi Piala Dunia untuk zona Conmebol di peringkat kelima saja.

Dalam kurun waktu setahun belakangan, performa Brasil juga sempat dinilai merosot setelah menelan hasil minor dari beberapa negara seperti Perancis, Jepang, hingga Bolivia.

Walaupun deretan hasil kurang memuaskan tersebut memicu keraguan di mata publik, Ancelotti pribadi mengaku tetap menaruh keyakinan penuh bahwa anak asuhnya bakal mampu berbicara banyak di Piala Dunia 2026.

“Kami ingin bersaing dengan para lawan, mencoba memberikan yang terbaik, bekerja keras, semua orang tahu apa ekspektasi terhadap Brasil,” ujar Ancelotti. “Semua orang tahu bahwa tidak ada favorit, ada beberapa tim kuat dan saya pikir Brasil bisa bersaing dengan siapa pun,” lanjutnya.

Rasa percaya diri yang serupa juga dilontarkan oleh sosok gelandang jangkar senior, Casemiro.

Pemain sarat pengalaman tersebut tidak menampik bahwa tekanan yang luar biasa besar akan selalu membayangi langkah skuad Brasil setiap kali mereka berlaga di pentas Piala Dunia.

“Ada ekspektasi yang besar, ini akan sulit, tetapi kami sangat antusias, kami ingin menang,” kata Casemiro.

Terkini