ASPEKSINDO Bahas Ketimpangan Infrastruktur Pesisir dengan Wapres

Jumat, 08 Mei 2026 | 02:50:18 WIB
Jajaran pengurus ASPEKSINDO (FOTO: NET)

JAKARTA - Asosiasi Pemerintah Daerah Pesisir dan Kepulauan Seluruh Indonesia (ASPEKSINDO) mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Rabu (6/5/2026).

Diskusi tersebut difokuskan pada upaya mempercepat pembangunan di sektor pesisir dan kepulauan yang hingga kini masih mengalami kesenjangan dalam hal pelayanan dasar.

Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran pengurus ASPEKSINDO, di antaranya Mukhlis Ramlan, Dyah Arum Sari, Misyal B. Achmad, R. Panji Arioseno, serta Misbah Mubarak.

Dalam kesempatan itu, ASPEKSINDO memaparkan sejumlah kendala utama di daerah kepulauan dan pulau terluar, seperti keterbatasan akses kesehatan, pendidikan, telekomunikasi, hingga minimnya infrastruktur vital.

Staf Ahli Bidang Hukum ASPEKSINDO, Mukhlis Ramlan, menyatakan bahwa pihaknya membawa data konkret mengenai kondisi masyarakat pesisir yang masih tertinggal dan mendesak adanya kebijakan terarah untuk mengatasi kesenjangan di wilayah perbatasan.

“ASPEKSINDO tentu menjadi pilar terdepan dalam menghubungkan harapan masyarakat pesisir dan kepulauan dengan program pemerintah pusat dalam balutan Asta Cita. Persoalan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur di pulau terluar masih menjadi derita yang harus segera diakhiri,” ujar Mukhlis.

Ia menegaskan bahwa seluruh poin aspirasi yang diberikan kepada Wakil Presiden RI dalam forum resmi tersebut telah didukung oleh data lapangan yang kuat.

“Kami berbicara berbasis data, dan kami sampaikan secara langsung kepada Wakil Presiden,” lanjutnya.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi serius hal tersebut dengan mengoordinasikan aspirasi terkait kendala pembangunan di wilayah kepulauan demi mendorong pemerataan kesejahteraan.

Langkah ini dinilai Gibran sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, khususnya pada penguatan layanan dasar dan ekonomi di wilayah garda terdepan negara.

ASPEKSINDO percaya bahwa kolaborasi dengan pemerintahan Prabowo-Gibran akan mempercepat solusi atas hambatan pembangunan di kawasan pesisir melalui fokus pada ekonomi biru dan konektivitas.

“Sinergitas antara ASPEKSINDO dan pemerintah pusat adalah kunci agar masa depan masyarakat pesisir tidak lagi terabaikan. Kami optimis kolaborasi bersama Prabowo-Gibran akan membawa perubahan nyata,” ujar Mukhlis Ramlan.

Di tempat berbeda, Direktur Eksekutif ASPEKSINDO Andi Fajar Asti bersama Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda menegaskan komitmen organisasi untuk terus memperjuangkan kedaulatan maritim dan kesejahteraan warga pesisir.

“Kami senantiasa menjaga amanah pembentukan ASPEKSINDO untuk memastikan bahwa pembangunan tidak lagi hanya berorientasi land-based atau daratan, melainkan mulai bergeser ke arah maritim atau ocean-based,” ujar Andi Fajar dalam keterangan resminya.

Andi menyatakan bahwa pertemuan ini adalah bukti nyata visi ASPEKSINDO dalam mengawal kebijakan yang berpihak pada daerah kepulauan.

“Kami konsisten mengawal akselerasi RUU Daerah Kepulauan, mendorong hilirisasi kelautan dan ekonomi biru, serta mendukung program nasional berbasis lokal dalam pemanfaatan potensi pangan, khususnya perikanan, serta pemberdayaan SDM maritim,” tegasnya.

Andi Fajar berharap melalui kolaborasi 333 daerah anggota, suara wilayah kepulauan dapat semakin berpengaruh di level nasional maupun mancanegara.

“ASPEKSINDO harus go international. Kami adalah arsitek masa depan maritim Indonesia dan akan terus bergerak memastikan setiap potensi laut benar-benar memberikan kesejahteraan bagi rakyat,” pungkasnya.

Terkini