JAYAPURA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menilai kehadiran Kabel Laut Pukpuk di daerah tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkokoh konektivitas digital antara Papua dan kawasan Pasifik.
Hal ini bertujuan menyokong transformasi digital serta pemerataan pembangunan di bagian timur Indonesia.
Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait di Jayapura, Jumat, menyatakan bahwa pengembangan infrastruktur digital menjadi bagian krusial dalam mendukung visi pembangunan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmoni melalui perluasan akses layanan publik serta potensi ekonomi warga.
“Penguatan infrastruktur digital bukan sekadar membangun jaringan, tetapi menjadi tulang punggung dalam mendorong kemajuan bangsa sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Papua,” ucapnya saat mengikuti peresmian Pukpuk Cable di Jayapura, Jumat (8/5/26).
Menurut Sohilait, pengembangan konektivitas digital ini merupakan aksi nyata dalam menjangkau berbagai wilayah di Papua yang selama ini masih mengalami keterisolasian geografis.
"Konektivitas digital yang semakin kuat pastinya mendukung peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi berbasis digital di Papua dan kawasan Indonesia Timur," tuturnya.
Sohilait memaparkan, melalui jaringan tersebut, berbagai peluang usaha baru akan terbuka, UMKM setempat bisa semakin maju, serta investasi dapat mengalir untuk membuka lapangan pekerjaan bagi penduduk Papua.
"Pembangunan infrastruktur digital tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita Pemerintah yang menekankan percepatan transformasi digital dan pemerataan pembangunan," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Papua memiliki kedudukan strategis dalam mendukung penguatan hubungan Indonesia dengan kawasan Asia-Pasifik, sehingga pembangunan infrastruktur digital wajib dilaksanakan secara berkesinambungan dan merata.
“Konektivitas Indonesia Timur adalah fondasi pertumbuhan baru yang menghubungkan wilayah, membuka peluang, dan memperluas nilai ekonomi,” pungkasnya.