TRENGGALEK – Pelaksanaan pembangunan Jembatan Merah Putih yang merupakan bantuan dari Kapolres Trenggalek secara resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama.
Kegiatan ini diwakili oleh Kapolsek Pule, AKP Muhtar, S.A.P., bertempat di RT 25 RW 20 Dusun Jombok, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Jumat (8/5/2026).
Proyek pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata kepedulian serta kemitraan antara Kapolres Trenggalek dengan warga setempat untuk memperkuat akses transportasi, terutama dalam menyokong kegiatan pertanian dan mobilitas harian masyarakat.
Jembatan yang tengah dikerjakan ini memiliki spesifikasi panjang 10 meter, lebar 1 meter, serta tinggi 3,5 meter, melintasi bentang sungai selebar 5 meter.
Konstruksi yang diterapkan menggunakan tipe bertiang bambu yang telah disesuaikan dengan kebutuhan warga dan kondisi medan di lokasi tersebut.
Hadirnya infrastruktur ini diproyeksikan menjadi jalur utama sekaligus akses lintas pertanian yang sebelumnya sulit dilewati.
Selain memudahkan pergerakan warga, jembatan ini diperkirakan mampu memotong jarak tempuh hingga 4 kilometer dan menghemat waktu perjalanan sekitar 20 menit.
Anggaran pembangunan jembatan ini diestimasi mencapai Rp45.000.000, yang bersumber dari bantuan kemitraan Kapolres Trenggalek serta swadaya masyarakat.
Antusiasme gotong royong warga sangat terasa sejak awal proses pembangunan sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan infrastruktur di pedesaan.
Acara peletakan batu pertama ini turut dihadiri oleh Danramil Pule Kapten CPK Mohamad Nurhadi, Kapolsek Pule AKP Muhtar S.A.P., Kepala Desa Jombok Slamet Riyadi, S.Sos., Wakil Ketua BPD Jombok Edi Sutrisno, tokoh masyarakat Sugiono, serta warga sekitar.
“kami berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar dan segera dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun sosial di Dusun Jomblo dan sekitarnya,” ujar Kapolsek Pule AKP Muhtar.