Tak Anti Kritik, Sarwendah Tegaskan Langkah Hukum demi Keamanan Keluarga

Tak Anti Kritik, Sarwendah Tegaskan Langkah Hukum demi Keamanan Keluarga
Artis Sarwendah Tan (FOTO: NET)

JAKARTA - Artis Sarwendah Tan kembali menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026).

Kedatangannya kali ini bertujuan untuk menyerahkan bukti-bukti tambahan terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang telah diajukan sejak 26 Juni 2026.

Didampingi dua kuasa hukumnya, Korbinianus Molmen Nomer dan Femmy Ferdianus, kunjungan tersebut dilakukan khusus untuk melengkapi berkas laporan.

"Jadi, kehadiran kami hari ini di sini bukan baru yang pertama kali ya. Jadi hari ini kami datang menyerahkan bukti tambahan saja. Sudah ada laporan polisinya," kata Korbinianus.

Sarwendah sendiri memilih untuk irit bicara.

Setelah menjalani proses pemeriksaan dan penyerahan bukti tambahan, mantan personel Cherrybelle ini langsung bergegas menuju mobil jemputan.

"Terima kasih semuanya, nanti akan dilanjutkan semua sama kuasa hukum saya juga," ujarnya singkat.

Meski menempuh jalur hukum, Femmy Ferdianus selaku kuasa hukum menegaskan bahwa Sarwendah tidak menolak kritikan dari netizen.

"Artinya, Ibu Sarwendah akan sampaikan bahwa dia tidak menolak semua kritikan yang ada," kata Femmy.

Namun, terdapat batasan yang dianggap sudah dilampaui.

"Jadi upaya hari ini yang diambil klien kami, langkah tegas dan terukur, sudah sangat dipertimbangkan matang. Karena berita yang berkembang sudah cukup mengganggu klien kami dan terutama keluarga besar, serta anak-anak pastinya," ujar Femmy.

Pada pemeriksaan sebelumnya, Sarwendah telah menjawab sekitar 21 pertanyaan dari penyidik.

Bukti tambahan yang diserahkan kali ini mencakup rekaman video dan tangkapan layar dari sejumlah akun media sosial yang dilaporkan.

Saat didesak wartawan mengenai kaitan laporan tersebut dengan isu pesugihan Gunung Kawi, pihak kuasa hukum memilih untuk tidak menjawab secara gamblang.

"Menurut saya itu tidak perlu kami jelaskan ya, itu ranah penyidik. Ini masih proses penyelidikan," tegas Korbinianus.

Isu pesugihan tersebut berawal dari video viral seorang pria yang diduga juru kunci di kawasan Gunung Kawi, yang menyebut nama Sarwendah sebagai sosok yang pernah berkunjung, bahkan mengaitkannya dengan kondisi kesehatan mantan suaminya, Ruben Onsu.

Pihak Sarwendah membantah keras tudingan tersebut.

Kunjungan ke Gunung Kawi yang ramai dibicarakan terjadi sekitar tahun 2021-2022 dalam rangka syuting podcast horor bersama Jordi Onsu, bukan untuk ritual apa pun.

Kuasa hukum memastikan laporan ini murni bertujuan untuk menghentikan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah.

Hal tersebut sekaligus meluruskan bahwa masalah ini tidak berkaitan dengan perseteruan hak asuh anak antara Sarwendah dan Ruben Onsu yang saat ini sedang berlangsung.

Sarwendah telah menugaskan dua kuasa hukumnya untuk fokus menangani kasus pencemaran nama baik ini, sementara Chris Sam Siwu tetap menangani masalah hak asuh anak.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index