Pelanggaran Etika, Bos Raksasa Migas BP Dipecat Mendadak

Jumat, 29 Mei 2026 | 14:35:13 WIB
Ilustrasi BP (FOTO: NET)

JAKARTA - British Petroleum (BP), korporasi minyak dan gas raksasa dari Inggris, baru saja mengabarkan pencopotan Albert Manifold dari jabatannya selaku Chairman walau masa kerjanya belum genap satu tahun.

Langkah pemecatan tersebut diambil lantaran adanya pelanggaran berkaitan dengan etika, pengawasan, serta tata kelola perusahaan.

Manajemen BP memilih untuk tidak mengungkap secara rinci terkait dugaan pelanggaran yang dimaksud.

Meski begitu, pihak perusahaan menegaskan bahwa pemberhentian Manifold merupakan keputusan yang tidak dapat diganggu gugat.

Imbas dari pengumuman tersebut memicu nilai saham BP di bursa London seketika jatuh sangat dalam hingga 9%.

Saham itu kemudian ditutup merosot 4% di level 5,29 euro per lembar.

"Albert telah membantu memberikan fokus dan ritme yang baik bagi transformasi BP. Namun, dewan komisaris merasa terkejut dan kecewa setelah mengetahui adanya masalah pengawasan tata kelola dan etika yang dianggap tidak dapat diterima, sehingga kami mengambil tindakan tegas," ujar Direktur Independen Senior BP Amanda Blanc dalam sebuah pernyataan dikutip dari CNN, Jumat (29/5/2026).

Menanggapi pemecatan dirinya, Manifold segera memberikan keterangan resmi.

Ia menolak secara tegas keputusan sepihak yang digulirkan oleh pihak manajemen perusahaan.

"Saya menolak sepenuhnya tuduhan terkait perilaku saya, dan saya tidak akan membiarkan narasi palsu ini beredar tanpa perlawanan ," kata Manifold dalam pernyataannya.

Ia menerangkan bahwa proses pencopotan dirinya terjadi amat mendadak tanpa disertai penyampaian alasan yang gamblang.

Padahal, ia mengaku telah berupaya seoptimal mungkin dalam memimpin proses transformasi di internal BP, mulai dari kebijakan efisiensi biaya, penghematan, sampai mendongkrak standar korporasi.

"Saya dicopot tanpa peringatan dan tanpa penjelasan apa pun. Selama masa jabatan, saya telah bekerja keras mendorong perubahan nyata di BP," tambah ia.

Di samping ketegangan internal tersebut, capaian finansial BP sebenarnya tengah memperlihatkan grafik yang positif tahun ini.

Semenjak awal tahun, nilai saham BP terpantau sudah naik di kisaran 20%.

Tren ini turut dipicu oleh kondisi konflik Iran yang mendatangkan dampak positif bagi keuntungan korporasi.

Laba bersih BP bahkan melonjak hingga lebih dari dua kali lipat pada kuartal pertama tahun ini berkat pemanfaatan fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Terkini