Evakuasi Truk Terguling di Cengkareng Rampung Pagi Ini

Evakuasi Truk Terguling di Cengkareng Rampung Pagi Ini
Sebuah truk colt diesel ekspedisi terguling di Jalan Daan Mogot KM 13, Cengkareng (FOTO: NET)

JAKARTA - Kendaraan truk colt diesel milik perusahaan ekspedisi yang sempat terbalik di kawasan Jalan Daan Mogot KM 13, Cengkareng, Jakarta Barat, telah selesai dievakuasi pada Kamis (25/6/2026) pagi.

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Sudarmo memastikan bahwa bagian rangka dari armada truk itu telah berhasil ditegakkan kembali ke posisi semula memakai bantuan mobil lengan crane.

Arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot yang mengarah ke wilayah Kalideres yang sebelumnya sempat tersendat sekarang dipastikan kembali lancar dan normal setelah rangkaian proses evakuasi serta sterilisasi jalur selesai dikerjakan secara menyeluruh.

"06.35 WIB sudah berhasil evakuasi, kondisi truk berdiri kembali dan arus lalu lintas kembali normal dan (kepadatan) sudah mulai terurai, mengalir," ujar Sudarmo saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Kamis pagi.

Peristiwa terbaliknya truk yang memiliki stiker jasa pengiriman logistik paket tersebut menyisakan ceceran oli serta bahan bakar solar yang meluber di area tempat kejadian perkara.

Aparat kepolisian langsung bergerak cepat menghubungi regu pemadam kebakaran untuk menyemprotkan cairan foam atau busa di titik lokasi agar sisa-sisa oli dan solar tersebut lenyap.

"Saat ini sudah aman sudah bersih semua dilakukan operasi pembersihan oleh tim Damkar. Kondisi sudah aman dan bisa dilintasi normal," ucap Sudarmo.

Pada awalnya, truk pengangkut logistik tersebut sedang melaju dari kawasan Grogol menuju ke arah Kalideres dalam kondisi kosong tanpa membawa muatan paket apa pun di dalamnya.

Saat melintas di dekat titik putaran balik atau U-turn yang berada di depan kantor Samsat Jakarta Barat, truk tersebut tiba-tiba tergelincir tepat di sisi lajur kanan jalan hingga akhirnya terbalik.

Sudarmo menjelaskan bahwa insiden kecelakaan lalu lintas tunggal ini disebabkan oleh lepasnya kendali atau loss control dari sang sopir saat memacu kendaraannya dalam kecepatan yang cukup tinggi.

"Alhamdulillah tidak ada korban, arus lalu lintas juga masih mengalir masih bisa dilintasi satu jalur," tutur dia.

Ia juga menambahkan bahwa situasi kelancaran arus lalu lintas di jalur tersebut berhasil dipulihkan sebelum terjadinya lonjakan kepadatan volume kendaraan bermotor di jam sibuk pagi hari.

"Diimbau kepada seluruh pengendara yang melintas agar berhati-hati dan selalu waspada menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya," tutup Sudarmo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index