Sempat Lumpuh 10 Jam, Jalur Lembah Anai Dibuka Kamis Dini Hari

Sempat Lumpuh 10 Jam, Jalur Lembah Anai Dibuka Kamis Dini Hari
Material tanah dan bebatuan menutupi badan jalan usai longsor di Kilometer 66+700 kawasan Lembah Anai, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar (FOTO: NET)

PADANG PANJANG - Jalur transportasi utama yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, kembali dapat dilalui kendaraan dari kedua arah sejak Kamis (25/6/2026) dini hari, setelah sempat lumpuh sekitar 10 jam akibat longsor.

Bencana longsor yang terjadi pada Rabu (24/6/2026) siang tersebut menutupi semua bagian jalan sehingga petugas terpaksa menutup total akses demi menjaga keselamatan para pengguna jalan.

Kasatlantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finot menjelaskan, proses pembersihan material longsor sebetulnya tidak memerlukan waktu yang lama.

Akan tetapi, para petugas wajib memastikan keadaan tebing sudah benar-benar aman sebelum memulai tindakan penanganan.

Berdasarkan keterangan Finot, ada satu batu berukuran besar yang berada di atas tumpukan longsor dan berisiko longsor sewaktu-waktu.

"Kalau langsung dibersihkan, batu itu bisa jatuh dan menimpa petugas," kata Finot, Kamis pagi.

Oleh karena itu, tim gabungan terlebih dahulu mengawasi kondisi tebing serta pergerakan tanah di area sekitar lokasi.

Setelah dipastikan aman, batu besar tersebut kemudian dijatuhkan dengan memanfaatkan water canon.

Sesudah batu itu berhasil disingkirkan, petugas meneruskan pembersihan material tanah longsor serta perbaikan tebing yang runtuh.

Proses pengerjaan berjalan sampai dini hari sebelum akhirnya jalur dibuka kembali sekitar pukul 01.00 WIB.

Finot menyebutkan, arus lalu lintas pada Kamis pagi terpantau aman dan lancar.

Walaupun demikian, para petugas masih tetap disiagakan di lokasi guna mengantisipasi potensi longsor susulan karena kondisi cuaca terpantau masih mendung.

"Masyarakat diminta tetap berhati-hati karena cuaca di lokasi kurang bersahabat atau masih mendung. Mudah-mudahan tidak ada lagi hujan deras yang memicu longsor susulan," ujarnya.

Kegiatan pembersihan material longsor ini melibatkan sejumlah pihak, seperti Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Polres Padang Panjang, Satbrimob, Kodim, dan BPBD Kota Padang Panjang.

Sebelum kejadian, tebing di Kilometer 66+700 Jalur Lembah Anai dilaporkan runtuh pada Rabu sekitar pukul 13.38 WIB usai wilayah tersebut diguyur hujan lebat semenjak pagi hari.

Tumpukan tanah dan batuan menutup semua permukaan jalan yang mengakibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa lewat.

Selama jalannya proses penanganan, arus lalu lintas dipindahkan melewati rute alternatif Malalak dan Sitinjau Lauik.

Setelah seluruh tahapan pembersihan dan pengamanan lokasi rampung dikerjakan, jalur Padang-Bukittinggi via Lembah Anai akhirnya resmi dibuka kembali untuk masyarakat umum pada Kamis dini hari.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index