JAKARTA - Anggota Komisi IV Herman Khaeron memberikan pujian atas aksi kemanusiaan yang digagas oleh organisasi Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) lewat gerakan "KWP Berbagi, KWP Peduli Pendidikan" dengan membagikan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak-anak yatim serta kalangan masyarakat yang memerlukan.
Ia berpendapat bahwa KWP tidak sekadar aktif dalam menuntaskan kewajiban jurnalistik dan menyusun laporan berita, tetapi juga secara ajek berada di tengah publik melalui bermacam program sosial yang menyentuh langsung elemen masyarakat yang membutuhkan.
"Hari ini memberikan bantuan alat-alat sekolah kepada anak yatim dan yang membutuhkan, yang menurut saya ini adalah kegiatan yang positif," kata Herman dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat.
Melalui program tersebut, ia memandang bahwa KWP mempunyai empati sosial yang mendalam.
Kehadiran wadah para jurnalis ini dalam membagikan bantuan menjadi sebuah pembuktian konkret bahwa kalangan pers di lingkungan parlemen mempunyai atensi yang kokoh terhadap realitas sosial di lingkungan mereka.
"Di tengah-tengah tentu ada yang membutuhkan, KWP hadir dan memberikan bantuan, d Dan ini bukan satu kali ini saja yang saya cermati. Ada banyak kegiatan," kata dia.
Ia mengamati bahwa program sosial yang diadakan KWP telah bertransformasi menjadi sebuah kebiasaan yang diselenggarakan secara rutin.
Di samping membagikan perlengkapan sekolah, KWP pun dikenal konsisten menggelar aksi solidaritas menyambut hari besar keagamaan.
"Ya salah satunya biasanya itu menjelang Idul Fitri juga ada kegiatan dan ada kegiatan-kegiatan lainnya yang tentu ini bermanfaat. Saya kira semakin kompak teman-teman wartawan di DPR ini semakin kontributif," kata dia.
Menyaksikan dampak bagus yang dimunculkan, ia mempertegas komitmen dirinya untuk senantiasa menyalurkan sokongan penuh terhadap agenda-agenda kemanusiaan yang dipelopori oleh KWP ke depannya.
Ia memiliki harapan agar gerakan ini mampu menggerakkan hati lebih banyak kalangan untuk ikut serta mengulurkan tangan.
"Oleh karena itu kami akan dorong terus dan memberikan apresiasi. Mudah-mudahan donaturnya semakin banyak. Dan tentu semakin banyak kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat," kata dia.
Sementara itu, Ketua KWP Ariawan menjabarkan bahwa agenda ini terlaksana berkat kolaborasi bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI guna menyokong pemenuhan perlengkapan penunjang sekolah bagi anak-anak prasejahtera mendekati pergantian tahun ajaran baru yang akan segera bergulir saat ini.
Ia menegaskan program ini berakar dari kemauan yang kuat dari para jurnalis agar tidak sekadar berperan selaku pencatat momen, namun juga sebagai motor perubahan yang memberikan andil riil kepada khalayak luas, khususnya pada sektor pendidikan.
"Kami kan dalam rangka persiapan tahun ajaran baru untuk adik-adik kami sekolah. Itu kami memberikan atensi perhatian kami kepada adik-adik kami di beberapa daerah," kata dia.
Ia menambahkan bahwa KWP mengumpulkan lalu menyalurkan ribuan paket alat tulis serta kebutuhan sekolah yang dialokasikan ke bermacam titik wilayah padat penduduk di tiga provinsi, yaitu Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
"Total paket peralatan sekolah yang kita bagikan itu totalnya ada 2.000 paket. Itu menjadi bagian kepedulian kami Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), kepedulian wartawan kepada dunia pendidikan. Dalam hal ini penunjang itu peralatan sekolah," kara dia.
Ia juga menyampaikan bahwa stimulus gerakan kemanusiaan ini bersumber dari pengalaman langsung para jurnalis sehari-hari sewaktu memproses berita di lapangan lantaran kerap menyaksikan fakta sosial di masyarakat yang memantik rasa kepedulian bersama dari para insan pers untuk bertindak lebih dari sekadar di ruang redaksi.
"Kami juga ingin bukan hanya liputan, meliput, kemudian memberitakan, kami juga ingin menjadi bagian yang ikut berkontribusi untuk memberikan kepada adik-adik kita, anak-anak yang kira-kira memang membutuhkan perlengkapan sekolah agar mereka di tahun ajaran baru nanti memiliki semangat belajar yang tinggi," kata dia.