Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Presiden Prabowo Ikut Makan Siang Bareng

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Presiden Prabowo Ikut Makan Siang Bareng
Momen Presiden Prabowo Subianto makan bersama siswa SRMP 17 Tabanan (FOTO: NET)

TABANAN - Presiden Prabowo Subianto menikmati santap siang dengan hidangan spesial Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama dengan para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali ketika melakukan peninjauan ke sekolah tersebut pada hari Minggu.

Berdasarkan keterangan dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI yang diterima di Jakarta, momen kebersamaan itu berlangsung setelah Presiden memberikan wejangan di depan para pelajar serta orang tua murid SRMP 17 Tabanan, Bali.

"Lapor! Makan siang siap dilaksanakan," ucap salah seorang siswa yang memimpin dan melapor kepada Presiden Prabowo. "Laksanakan!" sahut Prabowo.

Kepala Negara setelah itu beranjak melangkah menuju ruang makan yang biasa dipakai oleh para murid untuk menikmati makan siang mereka.

Prabowo selanjutnya meluangkan waktu sejenak guna mengobrol santai dengan pelajar tersebut, menanyakan daerah asalnya serta dengan siapa ia menetap di Pulau Dewata ini.

Di antara para murid SRMP 17 Tabanan, Prabowo mengambil posisi duduk untuk bersantap siang bersama para siswa dan juga orang tua wali murid.

Sajian hidangan Makan Bergizi Gratis itu pun dinikmati dengan penuh lahap oleh mereka.

"Enak," sahut seorang pelajar menutup santap siangnya tatkala usai menyantap Makan Bergizi Gratis di SRMP 17 Tabanan.

Sebelum momen itu, Presiden Prabowo dalam penyampaiannya menggarisbawahi bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk konkret dari kehadiran negara demi menolong kalangan masyarakat yang paling membutuhkan, terutama anak-anak dari latar belakang keluarga kurang mampu supaya bisa mendapati akses pendidikan yang layak.

Di mana target paling utama dari program ini ialah memberikan peluang yang lebih bagus untuk kelompok warga yang sepanjang waktu ini dihadapkan pada bermacam-macam keterbatasan.

"Memang Sekolah Rakyat kami wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya," ujar Prabowo

Dalam momentum itu, Presiden juga menyoroti perihal besarnya animo masyarakat terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat ini.

Berdasarkan data laporan yang didapatkannya, kuota pendaftar di SRMP 17 Tabanan didapati sudah menembus angka kisaran 400 siswa.

Sedangkan daya tampung maksimal dari sekolah itu saat ini terpantau baru bisa mengakomodasi sebanyak 270 siswa saja.

Melihat keadaan yang demikian, Presiden mengimbau kepada jajaran pemerintah pusat beserta pemerintah daerah untuk selekasnya merumuskan jalan keluar agar makin banyak anak yang dapat memperoleh fasilitas pendidikan lewat Sekolah Rakyat ini.

"Berarti kami harus tambah secepat mungkin, nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahan. Ya kami upayakan," ucap Prabowo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index