Cegah Hipertensi dan Stroke dengan Cek Tekanan Darah di Rumah

Cegah Hipertensi dan Stroke dengan Cek Tekanan Darah di Rumah
Alat pengukur tekanan darah dari OMRON (FOTO: NET)

JAKARTA - Langkah awal untuk mencegah hipertensi serta stroke demi menekan angka penyakit kardiovaskular di tanah air dapat diterapkan secara mandiri memakai alat pemantau tekanan darah yang presisi serta praktis dari dalam rumah.

Ketua Indonesian Society of Hypertension (InaSH) Dr. Eka Harmeiwaty menyampaikan bahwa proses pemeriksaan tekanan darah yang tepat dan presisi memegang peran krusial dalam menetapkan diagnosis hipertensi, sehingga pemantauan mandiri di tempat tinggal sangat disarankan demi mengawasi perkembangan terapi medis.

“Salah satu komplikasi yang sering ditemukan dengan hipertensi adalah gangguan irama jantung Fibrilasi Atrium (Atrial Fibrilation/AF). Pasien hipertensi dengan AF berisiko tinggi untuk terkena stroke dan gagal jantung. Dengan demikian deteksi AF pada pasien hipertensi penting untuk dilakukan,” kata Eka dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Dia memaparkan jika masalah tekanan darah tinggi kerap kali muncul tanpa disertai gejala awal, namun efek yang ditimbulkan bisa sangat fatal, seperti risiko stroke, serangan jantung, kerusakan ginjal, hilangnya penglihatan, hingga demensia.

Melalui perolehan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 memperlihatkan adanya kecenderungan yang mengkhawatirkan, di mana kelompok pasien dalam rentang umur 25–34 tahun yang terpaksa melakukan prosedur hemodialisis (cuci darah) menyentuh angka 31,4 persen dari total penderita Penyakit Ginjal Kronis (PGK).

Gangguan tekanan darah tinggi ini menjadi salah satu pemicu utama timbulnya penyakit ginjal kronis tersebut.

Fenomena ini menjadi bukti betapa krusialnya deteksi awal terhadap hipertensi serta pemeriksaan kondisi tubuh secara berkala, khususnya tensi darah, semenjak usia belia.

Bukan hanya mengancam kondisi fisik, serangan stroke pun mendatangkan konsekuensi finansial yang teramat masif.

Seluruh biaya untuk perawatan inap, pemulihan kesehatan, pembelian obat, hingga risiko hilangnya mata pencarian bisa menjadi beban ekonomi yang sangat berat bagi tiap keluarga di Indonesia, terlebih bila diukur dengan standar pendapatan rata-rata masyarakat secara umum.

Dapat disimpulkan bahwa tindakan pencegahan senantiasa terasa jauh lebih ringan ketimbang memikul konsekuensi dari proses pengobatan medis.

Eka memberikan rekomendasi agar memakai alat ukur tekanan darah yang sudah lolos uji validasi klinis serta mempunyai fitur kalibrasi ulang sebagai sebuah tindakan simpel, efisien, sekaligus krusial supaya warga bisa mengontrol kondisi tubuh mereka secara berkelanjutan.

Demi memenuhi tuntutan pasar tersebut, OMRON Healthcare secara resmi memperkenalkan Tensimeter Seri EZ & IQ di pasar Indonesia, dengan menyajikan kepraktisan dalam memeriksa tekanan darah hanya lewat sekali pencet.

Varian Seri EZ sengaja dipersiapkan untuk para pengguna yang lebih mengedepankan fungsi utama tensimeter berpijak pada kualitas optimal namun ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau.

Produk ini sangat pas untuk kelompok pemuda serta pekerja muda yang ingin mengawali kebiasaan hidup sehat sedini mungkin, suatu tindakan yang kian krusial di tengah melonjaknya problematika kesehatan pada rentang usia produktif.

Di sisi lain, Seri IQ sengaja diproduksi bagi kalangan pengguna yang menginginkan fungsi yang lebih mutakhir, terkhusus kelompok lanjut usia maupun masyarakat yang mempunyai kesadaran lebih tinggi terhadap risiko gangguan kesehatan.

Varian ini dipasangi area layar yang jauh lebih lapang sehingga angka hasil pemeriksaan dapat dibaca dengan lebih gampang.

“Melalui Tensimeter Seri EZ & IQ, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia untuk memantau tekanan darah secara akurat, cepat, dan nyaman dari rumah. Selain itu, seri ini juga eco-saving karena 1,5 kali lebih efisien dibanding seri sebelumnya, sehingga ramah lingkungan dan energi,” ujar Tomoaki Watanabe, Director OMRON Healthcare Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index