JAKARTA – Komisi D DPRD DKI Jakarta mendorong pemerataan infrastruktur jalan dan trotoar di wilayah penunjang guna memperkuat konektivitas menuju transportasi publik.
Wajah Jakarta sebagai kota global tidak boleh hanya terpaku pada keindahan kawasan ikonik semata.
Yuke Yurike berpendapat, bahwa kehadiran infrastruktur yang memadai di wilayah penunjang merupakan kunci utama untuk menjaga kenyamanan masyarakat serta kelancaran mobilitas menuju hub transportasi.
"Kalau kita bicara Jakarta sebagai kota global, sepatutnya tidak hanya fokus pada pusat-pusat wisata atau ikon kota, tetapi juga memastikan wilayah lain, terutama akses menuju transportasi publik atau hub, memiliki infrastruktur yang memadai," ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Langkah pembenahan kawasan strategis memang mendapat dukungan penuh namun area pendukung tetap menjadi prioritas yang tidak boleh terlupakan.
Aspek teknis seperti kualitas material dan pengawasan ketat dalam pembangunan jalan menjadi catatan krusial bagi pemerintah daerah.
Yuke menilai perbaikan jalan tidak akan efektif jika hanya sekadar melakukan penambalan tanpa menyelesaikan akar persoalan pada struktur tanah atau saluran air.
Petugas di lapangan diharapkan mampu melakukan pemantauan rutin secara mandiri tanpa harus menggantungkan diri pada aduan warga.
Momentum musim kemarau saat ini menjadi kesempatan emas untuk melakukan perbaikan permanen pada titik-titik kerusakan yang selama ini hanya tertangani secara darurat.
Penanganan dini terhadap kerusakan skala kecil dinilai mampu mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah di masa mendatang.