Indosat

Indosat Siapkan Infrastruktur Canggih Untuk Jaga Koneksi Mudik 2026

Indosat Siapkan Infrastruktur Canggih Untuk Jaga Koneksi Mudik 2026
Indosat Siapkan Infrastruktur Canggih Untuk Jaga Koneksi Mudik 2026

JAKARTA - Dalam menyambut musim mudik 2026, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran komunikasi selama periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI). 

Lonjakan trafik telekomunikasi yang biasa terjadi pada saat-saat tersebut memerlukan perhatian khusus agar konektivitas tetap stabil, terutama bagi jutaan pemudik yang memanfaatkan layanan komunikasi untuk tetap terhubung dengan keluarga atau melakukan berbagai kegiatan digital.

Sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka, Indosat memproyeksikan bahwa selama mudik kali ini, sekitar 14 hingga 15 juta pelanggan mereka akan melakukan perjalanan, yang mencakup hampir separuh dari total pergerakan nasional. 

Untuk memastikan jaringan tetap siap melayani pelanggan selama periode sibuk ini, Indosat telah menyiapkan tim teknisi dan teknologi canggih, termasuk kecerdasan buatan (AI), guna menghadapi lonjakan trafik yang diprediksi akan meningkat signifikan.

Menjamin Kelancaran Jaringan dengan Teknologi Canggih

Indosat telah mempersiapkan langkah-langkah konkret untuk menghadapi tantangan lonjakan trafik selama mudik 2026. Salah satunya adalah dengan menyiagakan 2.500 teknisi yang bekerja selama 24 jam penuh. Mereka akan memastikan bahwa setiap titik jaringan yang digunakan oleh para pemudik tetap dalam kondisi optimal. 

Dengan tim yang tersebar di berbagai lokasi, Indosat berusaha memberikan layanan yang maksimal, meskipun permintaan akan data dan konektivitas meningkat secara drastis.

Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam mengelola lonjakan trafik data, Indosat juga mengandalkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Teknologi ini tidak hanya membantu dalam mengolah data historis dari lima tahun terakhir, tetapi juga memprediksi dengan lebih presisi kebutuhan kapasitas jaringan yang akan meningkat. 

Menurut Raden Tofan, SVP Head of Network Operations Indosat, dengan bantuan AI, tingkat akurasi prediksi Indosat kini bisa mencapai lebih dari 95%, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan dengan sebelumnya yang hanya sekitar 70% menggunakan metode manual.

Fokus Pada Titik Keramaian dan Jalur Mudik

Sebagai bagian dari persiapannya, Indosat telah melakukan pemetaan lebih dari 797 titik strategis atau Point of Interest (POI) yang diperkirakan akan menjadi pusat keramaian, seperti area sekitar Jabodetabek, Bogor, Garut, hingga Lampung Tengah. 

Pemetaan ini memungkinkan Indosat untuk melakukan antisipasi dini dan memastikan bahwa jalur-jalur utama serta titik keramaian ini mendapatkan perhatian khusus. 

Langkah ini tidak hanya meliputi kawasan perkotaan, tetapi juga jalur mudik utama yang biasa digunakan oleh pemudik yang melakukan perjalanan darat atau dengan kereta api.

Dengan lebih dari 8.000 km jalur transportasi yang sudah dipetakan, Indosat meningkatkan cakupan jaringan dengan penambahan hampir 1.500 site baru dalam setahun terakhir. 

Tak hanya itu, kapasitas jaringan juga diperkuat di area-area transit yang sering digunakan oleh para pemudik, memastikan tidak ada titik lemah dalam konektivitas.

Bersinergi dengan Pemerintah untuk Meningkatkan Keamanan Jaringan

Dalam rangka memastikan jaringan tetap optimal, Indosat juga berkolaborasi dengan pemerintah untuk mendirikan 16 posko siaga bersama di berbagai lokasi strategis sepanjang jalur mudik. 

Posko-posko ini berfungsi untuk memantau kondisi jaringan secara real-time dan segera mengambil tindakan jika ada kendala. Kolaborasi ini diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan pada jaringan yang dapat mengganggu aktivitas komunikasi para pemudik.

Melalui program "Ekspedisi Andal," Indosat berusaha memastikan bahwa setiap pelanggan, khususnya yang sedang menjalani perjalanan mudik, bisa menikmati momen Idul Fitri bersama keluarga dengan layanan komunikasi yang tetap stabil dan dapat diandalkan. 

Dengan dukungan infrastruktur yang sudah diperkuat dan pemantauan jaringan yang intensif, Indosat ingin memberikan rasa nyaman bagi pemudik yang membutuhkan konektivitas selama perjalanan jauh.

Optimisasi Kinerja Jaringan untuk Menyambut Lonjakan Trafik

Salah satu tantangan terbesar selama periode Ramadan dan Idul Fitri adalah tingginya lonjakan trafik data yang dapat terjadi, terutama pada H+1 atau H+2 setelah Idul Fitri. 

Pada hari-hari tersebut, masyarakat cenderung memanfaatkan konektivitas untuk berbagi konten, melakukan live streaming, dan berkomunikasi lebih intens dengan keluarga serta teman-teman. 

Untuk itu, Indosat telah mempersiapkan kapasitas jaringan yang lebih besar guna mengantisipasi lonjakan penggunaan data yang bisa meningkat hingga 18% dibandingkan dengan hari biasa.

Dengan memanfaatkan teknologi AI yang canggih dan pemetaan titik-titik kritis di jalur mudik, Indosat bertujuan untuk memastikan bahwa pemudik tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan terhubung. 

Melalui berbagai inovasi ini, Indosat berharap bisa memberikan pengalaman mudik yang lebih baik, di mana pelanggan tidak hanya bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga tetapi juga tetap terkoneksi dengan dunia luar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index