JAKARTA - Harga Bitcoin (BTC) menunjukkan pergerakan relatif stabil dalam 24 jam terakhir, meski mengalami penurunan tipis 0,06 persen menjadi 91.193,08 dollar AS.
Meski ada koreksi harian, tren mingguan masih positif dengan penguatan 2,89 persen, sementara koreksi bulanan sebesar 1,10 persen dan dalam tiga bulan terakhir turun 18,67 persen.
Secara year to date (YTD), Bitcoin meningkat 2,79 persen, menunjukkan daya tahan aset kripto utama di tengah fluktuasi pasar global.
Dalam sehari, harga BTC bergerak di kisaran 89.233,87 hingga 91.485,84 dollar AS, dengan volume transaksi harian mencapai 42,69 miliar dollar AS. Suplai beredar 19,97 juta BTC dari total maksimum 21 juta, menegaskan kelangkaan yang mendukung nilai aset digital ini.
Kapitalisasi pasar Bitcoin kini tercatat 1,82 triliun dollar AS, dengan kapitalisasi terdilusi penuh 1,91 triliun dollar AS, sementara dominasi BTC di pasar global tetap kuat di angka 58,50 persen.
Aset Kripto Lain dan Pergerakannya
Ethereum, aset kripto terbesar kedua, berada di level 3.112,68 dollar AS, turun 1,80 persen dengan kapitalisasi pasar sekitar 375,86 miliar dollar AS. Tether relatif stabil di 0,9991 dollar AS, naik tipis 0,02 persen, dan kapitalisasi pasarnya 186,90 miliar dollar AS. XRP melemah 2,07 persen ke 2,129 dollar AS dengan kapitalisasi pasar 129,24 miliar dollar AS.
BNB turun 0,93 persen menjadi 893,28 dollar AS, dengan kapitalisasi 123,05 miliar dollar AS. Solana menjadi salah satu kripto yang menguat di 10 besar, naik 1,48 persen ke 138,87 dollar AS dan kapitalisasi 78,41 miliar dollar AS. USD Coin stabil di 0,9998 dollar AS, naik tipis 0,02 persen dengan kapitalisasi pasar 74,99 miliar dollar AS.
Di luar tujuh besar, TRON (TRX) turun 0,91 persen ke 0,2950 dollar AS, Dogecoin melemah 2,87 persen menjadi 0,1425 dollar AS, dan Cardano turun 1,30 persen ke 0,3974 dollar AS. Bitcoin Cash sedikit naik 0,35 persen menjadi 633,19 dollar AS, sedangkan Chainlink turun 1,75 persen ke 13,26 dollar AS.
Hyperliquid menjadi salah satu kripto yang tertekan paling dalam dengan penurunan 5,37 persen ke 25,53 dollar AS. UNUS SED LEO melemah 1,19 persen menjadi 9,061 dollar AS, sementara Monero justru melonjak 4,50 persen ke 452,13 dollar AS. Stellar turun 1,72 persen menjadi 0,2308 dollar AS.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Bitcoin
Pergerakan harga Bitcoin dipengaruhi kombinasi faktor makroekonomi, adopsi institusional, serta dinamika regulasi di berbagai negara. Stabilitas relatif BTC dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pasar mulai menyesuaikan diri dengan sentimen global, termasuk fluktuasi nilai dollar AS, suku bunga, dan kebijakan moneter internasional.
Selain itu, likuiditas dan volume transaksi tinggi turut menjaga harga agar tetap berada di level psikologis kunci 90 ribu dollar AS. Fluktuasi harian yang kecil juga menandakan investor menahan posisi, menunggu perkembangan fundamental dan berita terbaru terkait regulasi atau adopsi institusional.
Selain faktor global, tren domestik juga memengaruhi harga aset kripto, terutama melalui likuiditas lokal dan minat investor ritel. Perubahan signifikan dalam pasar altcoin kerap memicu koreksi atau penguatan Bitcoin, karena BTC masih menjadi aset acuan bagi pergerakan pasar digital secara keseluruhan.
Strategi Investor dan Prospek Pasar Kripto
Investor Bitcoin umumnya mengambil pendekatan hati-hati di tengah volatilitas. Beberapa strategi populer termasuk menahan posisi jangka panjang (HODL), diversifikasi portofolio ke altcoin yang lebih stabil seperti Ethereum atau USD Coin, serta memanfaatkan peluang swing trading pada fluktuasi intraday.
Meskipun pergerakan jangka pendek tidak menentu, prospek jangka panjang BTC didukung oleh kelangkaan terbatasnya suplai dan meningkatnya adopsi institusional.
Para analis juga menekankan pentingnya memantau indikator teknikal seperti moving average, support-resistance, dan volume transaksi untuk mengambil keputusan investasi.
Penguatan mingguan Bitcoin menunjukkan adanya minat beli yang berkelanjutan, sementara koreksi bulanan dan triwulanan mencerminkan risiko yang tetap harus diantisipasi.
Investor disarankan mengikuti berita regulasi, perkembangan adopsi, dan tren teknologi blockchain yang dapat memengaruhi harga secara signifikan.
Secara keseluruhan, meski pasar kripto masih berfluktuasi, Bitcoin tetap mempertahankan posisinya di atas 91.000 dollar AS. Investor dan pengamat pasar mencatat bahwa kestabilan harga ini menjadi indikator optimisme relatif, meski risiko volatilitas tetap ada.
Dengan kapitalisasi pasar dominan dan likuiditas tinggi, Bitcoin diperkirakan akan tetap menjadi aset kripto utama yang menjadi acuan pergerakan pasar digital global.