Jakarta - Banyak pengguna merasa kurang nyaman ketika semua cuitan mereka bisa diakses publik. Situasi ini biasanya muncul saat seseorang ingin berbagi pendapat pribadi, pengalaman, atau cerita sehari-hari tanpa harus dibaca oleh orang yang tidak dikenal.
Karena alasan inilah, memahami cara privasi akun twitter menjadi langkah penting bagi pengguna yang ingin merasa lebih aman.
Twitter sendiri menyediakan berbagai pengaturan privasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
Salah satu fitur yang paling sering digunakan adalah mengunci akun, sehingga hanya pengikut yang telah disetujui yang dapat melihat serta membalas cuitan.
Dengan menerapkan pengaturan ini, pengguna memiliki kontrol penuh atas siapa saja yang bisa mengakses aktivitas mereka.
Melalui pembahasan ini, kamu akan mempelajari langkah-langkah mengatur akun Twitter menjadi private, baik melalui aplikasi maupun situs web.
Tidak hanya itu, akan dijelaskan juga cara mengembalikan akun ke mode publik jika suatu saat ingin membuka akses kembali.
Dengan memahami cara privasi akun twitter, kamu bisa menggunakan platform ini dengan lebih nyaman dan sesuai kebutuhan.
Perbedaan Akun Publik dan Private Twitter
Saat menggunakan Twitter yang kini dikenal sebagai X, ada satu pengaturan penting yang perlu kamu tentukan, yaitu apakah akun ingin bisa diakses oleh siapa saja atau dibatasi hanya untuk pengikut yang telah disetujui.
Keputusan ini akan memengaruhi cara orang lain melihat kontenmu, berinteraksi, serta memberikan balasan terhadap unggahan yang kamu buat.
1. Akun Twitter Publik
Akun yang disetel terbuka memungkinkan seluruh pengguna, baik yang mengikuti kamu maupun tidak, untuk melihat unggahan dan aktivitas akunmu. Dengan pengaturan ini, jangkauan konten menjadi lebih luas dan interaksi dapat terjadi tanpa batasan.
Opsi ini cocok bagi kamu yang ingin memperluas relasi, menyampaikan gagasan secara bebas, atau ikut terlibat dalam percakapan skala besar di platform tersebut. Berikut beberapa karakteristik lain dari akun yang bersifat terbuka:
- Dapat diakses siapa saja
Semua orang dapat melihat profil dan unggahanmu tanpa perlu persetujuan. Tidak ada pembatasan akses terhadap konten yang kamu bagikan, sehingga peluang dikenal oleh pengguna lain—termasuk yang belum mengenalmu—menjadi lebih besar. - Kesempatan menyebar luas lebih tinggi
Karena unggahan dapat dilihat oleh publik, kemungkinan mendapatkan tanda suka, dibagikan ulang, atau menyebar secara luas menjadi lebih besar.
Konten yang menarik dan relevan berpotensi menjangkau audiens dalam jumlah besar dalam waktu singkat.
- Lebih leluasa ikut diskusi populer
Dengan akun terbuka, kamu bisa lebih bebas berpartisipasi dalam topik yang sedang ramai dibicarakan.
Kamu dapat membalas unggahan dari siapa saja, berinteraksi dengan berbagai pengguna, serta terlibat dalam percakapan seputar tren, isu terkini, maupun konten hiburan yang sedang ramai.
Alasan Memilih Akun Terbuka
Banyak orang memutuskan menggunakan akun terbuka karena berbagai pertimbangan, terutama untuk meningkatkan visibilitas.
- Membangun citra diri
Akun yang dapat diakses publik sangat cocok bagi siapa pun yang ingin membangun reputasi atau citra personal. Opsi ini sering dipilih oleh kreator konten, influencer, maupun profesional yang ingin dikenal lebih luas.
Dengan akun terbuka, ide, karya, dan sudut pandang yang dibagikan bisa dilihat oleh siapa saja, sehingga membantu memperkuat identitas dan kehadiran di platform.
- Sarana promosi bisnis atau karier
Bagi pelaku usaha, pekerja lepas, atau profesional, akun terbuka bisa menjadi media efektif untuk memperkenalkan produk, layanan, atau portofolio.
Karena tidak ada batasan akses, lebih banyak orang dapat mengenal apa yang kamu tawarkan, membuka peluang relasi baru, kerja sama, hingga meningkatkan potensi penjualan.
2. Akun Private di Twitter
Berbeda dengan akun terbuka, akun tertutup membatasi akses konten hanya untuk pengguna yang telah kamu setujui sebagai pengikut.
Artinya, hanya orang-orang tertentu yang dapat melihat, menyukai, atau membalas unggahanmu. Pengaturan ini memberi kamu kendali penuh atas siapa saja yang bisa menikmati konten yang dibagikan.
Opsi ini cocok bagi pengguna yang mengutamakan privasi dan tidak ingin aktivitasnya dapat diakses secara bebas. Beberapa karakteristik akun tertutup antara lain:
- Akses terbatas untuk pengikut tertentu
Unggahan dan interaksi tidak tampil secara umum. Pengguna lain harus mengirim permintaan mengikuti terlebih dahulu, dan kamu bebas menerima atau menolaknya. Selain itu, tweet tidak akan muncul di pencarian maupun dibagikan ulang oleh akun yang belum disetujui. - Perlindungan privasi lebih baik
Dengan akun tertutup, kamu memiliki ruang yang lebih aman untuk berbagi pemikiran, cerita, atau hal-hal pribadi tanpa khawatir dilihat oleh banyak orang. Pengaturan ini memberikan rasa nyaman bagi pengguna yang ingin menjaga batasan informasi. - Interaksi lebih terkendali
Akun tertutup membantu meminimalkan gangguan dari akun anonim, spam, atau komentar yang tidak diinginkan. Lingkungan interaksi pun terasa lebih aman, nyaman, dan berisiko lebih rendah terhadap hal-hal negatif.
Kenapa banyak orang memilih akun private?
- Lebih nyaman berbagi tanpa rasa waswas
Bagi kamu yang ingin membagikan perasaan, aktivitas harian, atau pendapat pribadi hanya kepada orang-orang tertentu, akun tertutup merupakan pilihan yang tepat. Konten yang dibagikan tidak mudah menyebar ke luar lingkaran pengikut, sehingga kamu juga bisa terhindar dari tanggapan yang kurang menyenangkan. - Kontrol penuh atas audiens dan interaksi
Tidak semua orang ingin akunnya diikuti oleh siapa saja. Dengan akun tertutup, kamu memiliki kendali untuk memilih siapa yang boleh mengikuti dan berinteraksi, sehingga suasana percakapan terasa lebih aman, nyaman, dan sesuai dengan keinginanmu.
Cara Private Akun Twitter
Banyak pengguna Twitter, terutama yang baru bergabung, sering merasa kebingungan saat ingin mengatur privasi akun karena belum terbiasa dengan menu pengaturan.
Padahal, langkah-langkahnya sebenarnya cukup sederhana dan tidak memakan waktu lama. Baik menggunakan komputer maupun ponsel, pengaturan ini bisa dilakukan dengan mudah.
Berikut panduan cara privasi akun twitter yang dapat kamu terapkan melalui PC maupun HP:
1. Mengunci Akun Twitter (X) melalui PC
Jika kamu mengakses Twitter menggunakan komputer atau laptop, berikut langkah-langkah untuk mengatur akun menjadi private:
- Buka situs Twitter melalui peramban seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, atau browser lainnya.
- Setelah berhasil masuk ke akun, klik menu More yang ditandai dengan ikon tiga titik di sisi kiri halaman.
- Dari daftar yang muncul, pilih Settings and Support atau Pengaturan dan Dukungan.
- Selanjutnya, klik Settings and Privacy atau Pengaturan dan Privasi.
- Masuk ke menu Privacy and safety atau Privasi dan keamanan.
- Pilih bagian Audience, media, and tagging atau Audiens, media, dan penandaan.
- Aktifkan opsi Protect your posts atau Lindungi Tweet Anda.
Setelah fitur ini diaktifkan, hanya pengikut yang telah kamu setujui yang dapat melihat unggahanmu.
Selain itu, tweet yang kamu buat tidak bisa dibagikan ulang atau dicuit ulang secara publik oleh pengguna lain.
2. Mengunci Akun Twitter (X) melalui HP
Bagi kamu yang lebih sering menggunakan Twitter lewat ponsel, berikut langkah-langkah mengatur akun menjadi private melalui aplikasi:
- Buka aplikasi Twitter di ponsel dan pastikan sudah masuk ke akunmu.
- Ketuk ikon foto profil di pojok kiri atas atau geser layar dari kiri ke kanan untuk membuka menu utama.
- Pilih Settings & Support atau Pengaturan dan Dukungan.
- Lanjutkan dengan memilih Settings and privacy atau Pengaturan dan Privasi.
- Masuk ke menu Privacy and safety atau Privasi dan keamanan.
- Pilih Audience, media, and tagging atau Audiens, media, dan penandaan.
- Aktifkan tombol Protect your posts atau Lindungi Tweet Anda.
Dengan langkah ini, akunmu akan menjadi private sehingga hanya pengikut yang kamu setujui yang dapat melihat dan berinteraksi dengan tweet yang kamu bagikan.
Cara Membuka Akun Twitter yang di Private
Jika sebelumnya kamu memilih mengunci akun Twitter (atau X) demi menjaga privasi, lalu kini ingin membukanya kembali agar bisa menjangkau audiens yang lebih luas, pengaturannya bisa diubah dengan cukup mudah.
Akun terbuka memungkinkan cuitanmu lebih mudah ditemukan, meningkatkan interaksi, serta membuka peluang membangun koneksi baru. Berikut panduan lengkap untuk mengubah akun dari mode private menjadi publik.
1. Masuk ke Akun Twitter
Langkah awal, buka aplikasi Twitter di ponsel atau akses situs resminya melalui browser. Setelah itu, login menggunakan email, nomor ponsel, atau username beserta kata sandi akun yang ingin diubah pengaturannya.
2. Akses Menu Pengaturan
Setelah berhasil masuk, ketuk ikon foto profil di pojok kiri atas jika menggunakan aplikasi. Jika memakai komputer, klik menu More di sisi kiri layar. Selanjutnya, pilih Settings and privacy atau Pengaturan dan privasi.
3. Masuk ke Privasi dan Keamanan
Di halaman pengaturan, buka menu Privacy and safety atau Privasi dan keamanan. Di bagian ini, seluruh pengaturan terkait visibilitas dan keamanan akun dapat diatur.
4. Matikan Pengaturan Akun Private
Masuk ke menu Audience, media, and tagging atau Audiens, media, dan penandaan. Di sana terdapat opsi Protect your Tweets atau Lindungi Tweet Anda.
Jika tombol masih aktif, artinya akun sedang terkunci. Geser tombol tersebut ke posisi nonaktif untuk mengubah akun menjadi publik.
5. Verifikasi dengan Kata Sandi
Dalam beberapa kasus, Twitter akan meminta kamu memasukkan ulang kata sandi sebagai langkah pengamanan. Masukkan kata sandi yang benar untuk melanjutkan proses perubahan.
6. Pastikan Perubahan Tersimpan
Setelah mode private dinonaktifkan, pengaturan biasanya akan langsung diperbarui secara otomatis. Meski begitu, tidak ada salahnya memeriksa kembali untuk memastikan perubahan sudah diterapkan.
7. Cek Status Akun
Untuk memastikan akun benar-benar sudah terbuka, kamu bisa melihat profil melalui mode incognito di browser atau meminta teman yang belum mengikuti akunmu untuk mengeceknya.
Jika cuitan sudah bisa dilihat tanpa harus mengikuti akun terlebih dahulu, berarti akunmu telah kembali ke mode publik.
Sebagai kesimpulan, mengatur akun Twitter agar bersifat private sebenarnya sangat mudah, bahkan bagi pengguna yang baru pertama kali mencoba.
Opsi ini bisa kamu pilih sesuai kebutuhan, apakah ingin membatasi interaksi atau membuka akses lebih luas. Dengan memahami cara privasi akun twitter, kamu dapat menyesuaikan pengaturan akun agar tetap nyaman digunakan.
Di sisi lain, jika kamu menggunakan Twitter bukan hanya untuk berbagi pendapat, tetapi juga sebagai sarana promosi atau pengembangan usaha, memahami konsep pemasaran digital menjadi hal penting.
Strategi yang tepat dapat membantumu menjangkau audiens lebih luas, membangun citra yang kuat, serta meningkatkan kepercayaan calon pelanggan.
Dengan begitu, kamu tetap bisa menjaga privasi sekaligus memanfaatkan Twitter secara maksimal untuk mendukung tujuan bisnismu.