JAKARTA - Ericsson Indonesia kini memasuki era baru di bawah kepemimpinan seorang profesional global yang memiliki pengalaman mendalam dalam teknologi telekomunikasi.
Dengan penunjukan resmi Nora Wahby sebagai Presiden Direktur Ericsson Indonesia, perusahaan teknologi terkemuka ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan dengan pelanggan, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mempercepat pengembangan konektivitas digital yang sangat dibutuhkan di Indonesia.
Nora Wahby, yang telah mengabdi selama lebih dari dua dekade di Ericsson, menyampaikan bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat dinamis dengan populasi muda yang sudah sangat terkoneksi dengan dunia digital. Pemerintah Indonesia juga memiliki komitmen yang kuat untuk mempercepat transformasi digital di seluruh negeri, yang menurut Nora, menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem digital di Indonesia.
“Indonesia adalah negara dengan potensi besar dan masyarakat yang antusias terhadap inovasi digital. Saya sangat menantikan untuk berkolaborasi lebih erat dengan penyedia layanan telekomunikasi dan industri lokal guna membangun infrastruktur 5G yang dapat diandalkan dan aman bagi masyarakat,” ujar Nora.
Pernyataan ini mencerminkan visi Nora untuk menjadikan Ericsson Indonesia sebagai pendorong utama dalam pembangunan ekosistem digital yang lebih baik. Dia juga menekankan pentingnya bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dari sektor pemerintah, swasta, dan lembaga filantropi untuk mempercepat adopsi teknologi 5G yang lebih efisien dan inklusif.
Dalam kapasitas barunya sebagai Presiden Direktur, Nora Wahby tidak hanya akan fokus pada pembangunan infrastruktur 5G, tetapi juga mendorong pengembangan use case lokal. Hal ini sangat relevan mengingat karakteristik masyarakat Indonesia yang sangat beragam dan memiliki berbagai kebutuhan digital yang spesifik di setiap daerah.
Sebelum penunjukannya di Indonesia, Nora memiliki pengalaman kepemimpinan yang sangat luas, mencakup wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Nora pernah menjabat sebagai Head of Northern and Central Europe di Ericsson yang berbasis di Swedia, dan memiliki pengalaman dalam memimpin operasi di 16 negara. Keberhasilan Nora dalam mendukung implementasi dan pemanfaatan jaringan 5G di berbagai negara menjadikannya pemimpin yang ideal untuk memperkuat posisi Ericsson di Indonesia.
Dengan pengalaman global yang luas tersebut, Nora membawa berbagai wawasan berharga yang dapat membantu mempercepat transformasi digital di Indonesia, khususnya dalam pengembangan jaringan 5G yang akan menjadi tulang punggung ekonomi digital di masa depan.
Dukungan yang kuat terhadap transformasi digital nasional juga datang dari CEO Ericsson Southeast Asia, Oceania, and India, Andres Vicente. Andres menyatakan bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat strategis bagi Ericsson, dan pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan digital di Tanah Air.
"Saya percaya bahwa kombinasi pengalaman luas Nora di kancah global dan kekuatan teknologi Ericsson akan membawa manfaat besar bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia, terutama dalam memanfaatkan potensi 5G secara optimal,” ujar Andres.
Selain itu, Nora membawa visi untuk memperluas kolaborasi dengan ekosistem lokal. Dia menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkenalkan inovasi, serta mendorong pemanfaatan 5G untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
“Pembangunan infrastruktur 5G bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi ini dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Kami akan mendorong agar berbagai aplikasi dan use case lokal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia dapat berkembang dengan pesat,” jelas Nora.
Visi tersebut sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia yang terus berupaya mendorong pembangunan ekonomi digital dan meningkatkan pemerataan akses internet yang berkualitas. Konektivitas yang lebih baik di seluruh Indonesia diharapkan akan membuka peluang ekonomi baru, serta mendorong penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan kualitas pendidikan di daerah-daerah yang selama ini belum mendapatkan akses maksimal terhadap teknologi.
Penunjukan Nora Wahby juga menjadi bagian dari strategi global Ericsson untuk lebih memperdalam komitmennya terhadap pengembangan teknologi digital di Asia Tenggara. Indonesia, sebagai salah satu ekonomi terbesar di Asia, memiliki peran yang sangat penting dalam strategi ekspansi perusahaan di kawasan ini.
Sementara itu, Indonesia terus mengalami transformasi besar dalam bidang telekomunikasi, dan peran Ericsson di dalamnya sangat vital. Dengan Nora Wahby di pucuk pimpinan, perusahaan ini berharap dapat mempercepat adopsi teknologi 5G yang dapat mengubah berbagai sektor industri, mulai dari pendidikan hingga kesehatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Sebagai seorang pemimpin wanita yang berpengalaman dalam industri teknologi global, Nora juga memegang teguh prinsip inklusivitas dan keberagaman. Hal ini penting dalam memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat, dari kota besar hingga daerah terpencil, dapat merasakan manfaat dari perkembangan teknologi digital yang pesat ini.
Keterlibatannya dalam memimpin Ericsson Indonesia juga menjadi bukti nyata bagaimana perusahaan multinasional dapat memanfaatkan potensi kepemimpinan lokal dengan wawasan global untuk mempercepat terwujudnya transformasi digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.