Harga Pangan Nasional

Update Harga Pangan Nasional Hari Ini 2 Januari 2025: Cabai, Telur, dan Minyak

Update Harga Pangan Nasional Hari Ini 2 Januari 2025: Cabai, Telur, dan Minyak
Update Harga Pangan Nasional Hari Ini 2 Januari 2025: Cabai, Telur, dan Minyak

JAKARTA - Memasak di rumah kini semakin menuntut perhatian terhadap harga bahan pangan. 

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia melaporkan harga sejumlah komoditas penting pada Jumat, 2 Januari 2026. Data ini menjadi acuan bagi masyarakat untuk merencanakan belanja dapur sehari-hari, terutama untuk cabai dan telur yang mengalami fluktuasi harga cukup signifikan.

Berdasarkan catatan PIHPS yang dirilis di Jakarta pukul 08.30 WIB, cabai rawit merah berada di harga Rp69.500 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras tercatat Rp33.450 per kg. Informasi ini penting untuk mengantisipasi perubahan pengeluaran rumah tangga, mengingat kedua bahan ini termasuk yang paling banyak digunakan dalam konsumsi sehari-hari.

Selain cabai rawit merah, PIHPS juga mencatat harga beberapa komoditas pangan lainnya di tingkat pedagang eceran secara nasional. Bawang merah dihargai Rp50.550 per kg, sedangkan bawang putih berada di level Rp39.800 per kg. Pergerakan harga kedua bumbu dapur ini sering menjadi indikator penting bagi biaya masak harian masyarakat.

Harga Beras Beragam Berdasarkan Kualitas

Beras sebagai kebutuhan pokok utama juga menunjukkan variasi harga berdasarkan kualitasnya. Beras kualitas bawah I dibanderol Rp14.650 per kg, sedangkan kualitas bawah II mencapai Rp15.350 per kg. Untuk kualitas medium I dan medium II masing-masing dihargai Rp16.400 dan Rp16.050 per kg.

Beras kualitas super juga mengalami perbedaan harga; super I tercatat Rp17.200 per kg, sedangkan super II mencapai Rp16.800 per kg. Perbedaan harga ini mencerminkan kualitas dan preferensi konsumen terhadap jenis beras tertentu, sekaligus memengaruhi pengeluaran rumah tangga di berbagai wilayah.

Harga Cabai Lainnya dan Daging

Selain cabai rawit merah, PIHPS mencatat harga cabai merah besar Rp51.050 per kg, cabai merah keriting Rp51.100 per kg, dan cabai rawit hijau Rp55.450 per kg. Fluktuasi harga cabai ini menjadi perhatian karena kerap memengaruhi inflasi pangan di tingkat rumah tangga.

Untuk protein hewani, harga daging ayam ras mencapai Rp44.250 per kg, daging sapi kualitas I Rp142.350 per kg, dan daging sapi kualitas II tercatat Rp134.500 per kg. Pergerakan harga daging ini biasanya dipengaruhi oleh pasokan, musim, dan biaya produksi, sehingga menjadi salah satu faktor penting dalam anggaran belanja keluarga.

Harga Gula dan Minyak Goreng

Kebutuhan dapur lain seperti gula juga tercatat dalam data PIHPS. Gula pasir kualitas premium dihargai Rp20.500 per kg, sementara gula pasir lokal berada di Rp18.150 per kg. Perbedaan harga ini dapat menjadi pertimbangan bagi masyarakat dalam memilih jenis gula yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

Minyak goreng, bahan pokok penting lainnya, menunjukkan harga bervariasi. Minyak goreng curah berada di level Rp19.400 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp22.850 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II mencapai Rp21.350 per liter. Perbedaan harga minyak ini cukup signifikan dan biasanya dipengaruhi oleh kualitas, merek, dan biaya distribusi.

Pentingnya Memantau Harga Pangan

Memantau harga pangan secara rutin memberikan keuntungan bagi masyarakat. Informasi ini membantu merencanakan belanja mingguan maupun harian, mengontrol pengeluaran, serta mencegah lonjakan biaya kebutuhan pokok. Fluktuasi harga yang tercatat PIHPS bisa menjadi panduan penting, terutama bagi ibu rumah tangga, pedagang, dan perencana ekonomi keluarga.

Selain itu, harga pangan yang tercatat di PIHPS sering menjadi acuan bagi pemerintah dan lembaga terkait untuk menyiapkan kebijakan pengendalian harga, distribusi, dan subsidi. Dengan begitu, stabilitas harga di pasar dapat dijaga dan dampak terhadap inflasi pangan bisa diminimalkan.

Secara keseluruhan, data PIHPS hari ini menunjukkan bahwa cabai rawit merah dan beberapa komoditas bumbu dapur mengalami kenaikan harga, sementara beras, daging, telur, gula, dan minyak goreng memiliki harga yang bervariasi sesuai kualitas dan jenisnya. Pemantauan harga harian ini menjadi penting untuk menjaga stabilitas pengeluaran rumah tangga dan memastikan kebutuhan pokok tetap terpenuhi tanpa mengganggu anggaran keluarga.

Dengan harga pangan yang terus berfluktuasi, kesadaran masyarakat dalam merencanakan belanja menjadi kunci. Informasi resmi dari PIHPS memberikan gambaran transparan dan akurat mengenai kondisi pasar pangan nasional, sekaligus membantu konsumen membuat keputusan cerdas dalam memilih bahan pokok sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index