Gelisah Setiap Akhir Pekan? Ini Kata Psikolog Soal Mental

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:03:01 WIB
Ilustrasi Anxiety Syndrome (FOTO: NET)

JAKARTA - Banyak pekerja pernah merasakan suasana hati memburuk saat akhir pekan hampir berakhir.

Pikiran tentang pekerjaan yang menunggu pada Senin pagi sering kali memicu rasa cemas, gelisah, hingga sulit menikmati waktu istirahat.

Namun, psikolog mengingatkan bahwa kecemasan menjelang hari kerja tidak selalu sekadar rasa malas kembali ke rutinitas.

Dalam kondisi tertentu, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang mengalami tekanan psikologis yang lebih serius terkait pekerjaannya.

Psikolog Ibunda.id, Danti Wulan Manunggal, S.Psi., Psikolog, mengatakan bahwa penting untuk membedakan antara fase adaptasi karier yang masih wajar dengan kondisi yang sudah mulai mengganggu kesehatan mental.

Hal tersebut disampaikan Danti saat diwawancarai pada Kamis (11/6/2026).

Menurut Danti, pada awal karier atau saat menghadapi pekerjaan baru, seseorang wajar mengalami kebosanan, ketidaknyamanan, atau perasaan kurang tertantang.

Dalam situasi tersebut, individu masih mampu melihat pekerjaannya sebagai proses belajar atau batu loncatan menuju tujuan yang lebih besar.

"Pada fase adaptasi yang wajar, saat seseorang mungkin merasa bosan atau kurang tertantang, namun orang tersebut bisa tetap memandang pekerjaan tersebut sebagai batu loncatan sementara," ujar Danti.

Meski belum sepenuhnya puas dengan pekerjaan yang menjalani, mereka tetap memiliki keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri.

Selain itu, energi emosional yang terkuras selama hari kerja biasanya dapat pulih setelah beristirahat pada akhir pekan.

Masalah muncul ketika perasaan tidak nyaman terhadap pekerjaan berubah menjadi tekanan yang terus-menerus dan sulit dihilangkan.

Menurut Danti, kondisi ini biasanya ditandai dengan munculnya perasaan putus asa, menyalahkan diri sendiri, dan menganggap diri sebagai sosok yang gagal.

"Situasi sudah berdampak negatif dan berbahaya bagi mental jika mulai menyalahkan diri sendiri, merasa terjebak dalam keputusasaan, dan menganggap diri sendiri sebagai produk gagal," kata Danti.

Dalam kondisi tersebut, kecemasan menjelang Senin pagi bukan lagi sekadar rasa enggan bekerja.

Sebaliknya, perasaan tersebut dapat menjadi bagian dari kelelahan emosional yang lebih mendalam.

Terkini