Pemkab Bengkayang Optimalkan Pajak MBLB di Proyek PLTMH

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:07:31 WIB
Peninjauan lapangan oleh Bapenda pemkab Bengkayang (FOTO: NET)

BENGKAYANG - Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Badan Pendapatan Daerah memaksimalkan potensi pendapatan daerah dari sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta pajak tenaga kerja asing (TKA) dalam proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang berlokasi di Kecamatan Tujuh Belas.

Kepala Bapenda Bengkayang, Yohanes Atet di Bengkayang, Sabtu mengungkapkan bahwa demi memaksimalkan pajak MBLB tersebut, pihaknya bersama Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah melangsungkan pemantauan langsung ke lapangan demi melakukan identifikasi.

Menurut dia, kegiatan pengolahan material yang menyokong pembangunan PLTMH menjadi fokus perhatian pemerintah daerah lantaran mempunyai potensi penerimaan dari sektor Pajak MBLB.

"Kami menemukan dua unit penggilingan batu yang memasok material untuk proyek pembangunan PLTMH di Desa Pisak dan Desa Bengkilu. Aktivitas ini menjadi perhatian pemerintah daerah karena memiliki potensi penerimaan dari sektor Pajak MBLB," katanya.

Berdasarkan penjelasannya, Bapenda saat ini masih melangsungkan proses pendataan serta verifikasi bersama pihak korporasi dan pemerintah desa demi memperoleh data yang akurat mengenai volume produksi sekaligus potensi penerimaan pajak daerah.

"Terkait potensinya, kami masih mengumpulkan data valid dari pihak manajemen perusahaan dan pemerintah desa. Dari hasil pengamatan awal di lapangan, potensinya cukup besar," ujarnya.

Bukan hanya sektor MBLB, Pemkab Bengkayang pun melangsungkan pendataan terhadap tenaga kerja asing yang mengabdi dalam proyek tersebut.

Tindakan itu dijalankan demi memastikan seluruh kewajiban administrasi serta perpajakan yang berkaitan dengan tenaga kerja asing diselesaikan secara selaras dengan aturan yang berlaku.

"Potensi lainnya berasal dari tenaga kerja asing yang bekerja di wilayah ini. Saat ini kami masih menunggu data valid dari bidang ketenagakerjaan untuk dilakukan pendataan lebih lanjut," katanya.

Ia mengimbuhkan, jalinan koordinasi dengan dinas teknis serta pihak korporasi terus dijalankan demi memastikan semua potensi penerimaan daerah dapat tercatat secara akurat tanpa mengganggu jalannya pelaksanaan proyek strategis yang tengah bergulir.

Ia memotivasi agar maksimalisasi pendataan sektor MBLB dan tenaga kerja asing ini mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menyokong pembangunan daerah secara berkesinambungan.

Terkini