Kantor Bupati Bulungan Terbakar, Seorang Petugas Damkar Terluka

Kamis, 21 Mei 2026 | 13:28:51 WIB
Tanpak api melahab gedung Kantor Bupati Bulungan. (FOTO: NET)

JAKARTA - Peristiwa kebakaran melanda dan merusak bangunan Kantor Bupati Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), tadi malam.

Satu orang personel pemadam kebakaran (damkar) dilaporkan mengalami cedera lantaran terkena serpihan kaca.

Berdasarkan informasi dari Antara, Kamis (21/5/2026), amukan si jago merah tersebut terjadi pada Rabu (20/5) kira-kira pukul 21.00 Wita.

Nurdin, seorang anggota petugas damkar, mengonfirmasi dirinya terluka akibat pecahan kaca sewaktu tengah berusaha memadamkan api.

"Saya tadi menghindari pecahan kaca dari atas agar tidak jatuh ke badan dengan tangan," ujar Nurdin usai dirawat Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulungan.

Dua bagian jari tangan Nurdin terpaksa mesti dibersihkan dan dibalut menggunakan perban oleh pihak Petugas PMI Bulungan.

Ia tampak meringis menahan perih ketika luka di tangannya sedang diobati.

"Tadi saya lagi makan di rumah dan sedang tidak piket, tapi saat mendengar radio ada 65 (kebakaran) di Kantor Bupati, saya langsung jalan," katanya.

Nurdin menjelaskan bahwa seluruh anggota Damkar Bulungan bergegas menuju tempat kejadian walaupun sedang tidak mengemban jadwal piket.

Saat tiba di lokasi kejadian, kobaran api terpantau sudah membubung tinggi dari sektor belakang gedung utama Kantor Bupati Bulungan.

"Kayaknya semua armada kami turun, ada delapan dari Markas Jalan Katamso dan ada dua armada yang memang standby di kecamatan terdekat," ungkapnya.

"Saya langsung saja ke Kantor Bupati seketika mendengar kabar kebakaran," imbuhnya.

Menengok pada situasi di tempat perkara, upaya pemadaman tidak cuma bertumpu pada armada milik Damkar Bulungan saja.

Tampak pula mobil Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) serta satuan Armoured Water Cannon (AWC) kepunyaan Polda Kaltara dan Polresta Bulungan turut diterjunkan.

Kepala Markas PMI Kabupaten Bulungan, Tono mengabarkan bahwa sokongan armada damkar juga berdatangan dari pihak Bandara Tanjung Harapan serta instansi TNI AD.

Pada waktu yang sama, pihak PMI menyiagakan tiga unit mobil ambulans, yang mencakup satu unit kepunyaan PMI Provinsi Kaltara dan dua unit dari PMI Bulungan.

"Anggota PMI Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan sebanyak 14 orang yang turun dan ada three unit ambulans kami siagakan di lokasi kebakaran," ujar Tono.

Di lain sisi, seturut pengamatan di wilayah kebakaran pada pukul 21.30 Wita, kumpulan masyarakat tampak memadati area Kantor Bupati Bulungan.

Situasi tersebut memicu aparat keamanan dan petugas pemadam berkali-kali berteriak meminta masyarakat menjauh supaya tidak menyumbat akses keluar-masuk armada pemadam.

"Mundur-mundur. Jangan nonton," kata petugas damkar dan petugas keamanan.

Saat memasuki pukul 22.00 Wita, jilatan api semakin membesar sampai menghanguskan ruang kerja bupati serta wakil bupati Bulungan yang terletak di Jalan Jelarai Raya, Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor ini.

Suminah, seorang perempuan yang berprofesi sebagai petugas kebersihan di Kantor Bupati Bulungan, terlihat didera kepanikan yang amat sangat.

"Ya Allah.. Allahuakbar.. Mudah-mudahan cepat padam," ucap Suminah.

Ketika mendapat kabar tempat kerjanya dilanda kebakaran, ia yang waktu itu sedang berada di tempat tinggalnya—dengan jarak kurang lebih 200 meter dari kantor bupati—seketika berlari guna memantau keadaan secara langsung.

"Baru saja melihat tadi saya langsung ke sini. Karena api kelihatan dari rumah," ujar Suminah.

Kira-kira pukul 23.00 Wita, kobaran api pada akhirnya mulai dapat dikendalikan dan dijinakkan.

Walaupun demikian, para personel damkar tetap meneruskan tahapan pembasahan disebabkan sisa-sisa api sempat kembali memercik.

Sampai dengan saat ini, pemicu pasti dari peristiwa kebakaran itu masih belum diketahui secara jelas.

Aparat kepolisian pun masih terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.

Terkini