D'MASIV Resmi Keluar dari Musica, Pilih Jalur Band Mandiri

Kamis, 21 Mei 2026 | 13:28:51 WIB
Para personel D'MASIV (FOTO: NET)

JAKARTA - Grup musik D’MASIV secara resmi memulai babak baru usai menyepakati perpisahan dengan Musica Studios per 20 Mei 2026.

Sesudah dua dekade menjalankan kerja sama dengan label rekaman tersebut, D’MASIV saat ini menjatuhkan pilihan untuk berjalan sebagai band independen.

Sang vokalis, Rian Ekky Pradipta, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut telah dipertimbangkan secara matang.

Menurut penuturan Rian, momen selesainya masa kontrak dengan Musica Studios menjadi waktu yang sangat tepat bagi D’MASIV untuk mulai melangkah secara mandiri. “Jadi karena memang habis kontrak saja berarti ya. Jadi memang mungkin sudah waktunya kami mengejar mimpi yang lebih jauh lagi. Jadi pengin jadi band mandiri kali ya. Musica hanya mendoakan,” ucap Rian saat menghadiri konferensi pers di Halte Transjakarta Tosari, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Walaupun sudah tidak bersama lagi, Rian menjamin bahwa hubungan antara D’MASIV dengan pihak Musica Studios tetap terjalin dengan baik.

Malahan, kedua belah pihak sempat mengadakan acara perpisahan bersama dengan seluruh jajaran manajemen label. “Ya alhamdulillah karena memang komunikasinya juga baik sama Musica.

Jadi sampai kami kemarin ada tanda tangan untuk exit letter-nya juga. Bahkan kami bikin farewell lunch bareng sama Bu Acin dan seluruh karyawan Musica,” jelas Rian.

Rian menambahkan bahwa D’MASIV pun memperoleh sokongan penuh dari label yang selama ini telah membesarkan nama mereka di industri musik. “Jadi alhamdulillah malah Musica juga support kami. Jujur cukup emosional ya kemarin, karena bagaimanapun Musica adalah record label yang membesarkan nama D’MASIV. Itu tidak akan pernah bisa kami hilangkan,” kata Rian.

Oleh karena itu, bagi grup musik yang berasal dari Ciledug ini, segala jasa dan kontribusi Musica Studios sepanjang perjalanan karier mereka tidak akan pernah dilupakan.

Pada momen yang sama, D’MASIV turut memperkenalkan identitas visual berupa logo baru yang menyematkan simbol pesawat kertas di antara nama band mereka.

Berdasarkan keterangan Rian, simbol pesawat kertas tersebut menjadi lambang dari sesuatu yang bersifat sederhana, namun memiliki kemampuan untuk terbang ke mana saja.

“Akhirnya kami menentukan bahwa ada satu ikon, satu simbol di logonya D’MASIV, yaitu di bagian apostrof-nya itu diubah menjadi paper plane atau pesawat kertas. Kenapa pesawat kertas? Karena buat kami pesawat kertas itu adalah satu hal yang sederhana, yang bisa kami terbangkan ke mana pun,” ungkap Rian.

Di samping itu, D’MASIV kini tengah bersiap untuk meluncurkan karya terbaru mereka yang dibawakan dalam bahasa Inggris dengan judul On Our Own.

Dalam menggarap proyek musik tersebut, D’MASIV menggandeng Ryan Benyo untuk bertindak selaku produser musik.

Figur Ryan Benyo sendiri dikenal pernah berkolaborasi dengan sederet musisi mancanegara seperti Parachute, Sheppard, Forest Blakk, Lisa Loeb, The Aces, hingga Cory Wong.

Terkini