Kriminal Jakarta: Peluru Nyasar di Ciracas hingga Kasus Begal

Kamis, 21 Mei 2026 | 10:40:48 WIB
Hamidah saat menunjukkan lokasi proyektil peluru yang terjatuh usai menembus atap rumahnya di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur (FOTO: NET)

JAKARTA - Berbagai peristiwa kriminalitas dan keamanan di bawah wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Rabu (20/5) masih menjadi sorotan publik yang menarik untuk diikuti kembali hari ini.

Informasi tersebut berkisar dari penangkapan belasan pembegal hingga aparat kepolisian yang tengah mengejar pelaku penusukan terhadap seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Berikut adalah ringkasan dari deretan berita tersebut:

Polda Metro Jaya yang menginstruksikan Tim Pemburu Begal sukses meringkus 16 orang pelaku begal dalam kurun waktu pelaksanaan operasi selama tiga hari beruntun di kawasan DKI Jakarta serta wilayah sekitarnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin saat ditemui, Rabu, menjelaskan bahwa operasi intensif ini dibentuk merespons keresahan masyarakat terkait maraknya aksi kejahatan jalanan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan di tempat umum yang sempat viral di berbagai media sosial.

Masyarakat di kawasan Jalan Nurul Hidayah, RT 02/RW 02, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, dihebohkan oleh temuan sebutir peluru nyasar yang menjebol bagian atap sebuah rumah kontrakan milik warga pada Rabu siang.

Benda tajam berupa proyektil itu bahkan hampir melukai seorang anak yang sedang fokus belajar di area ruang tamu rumah tersebut.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memaksimalkan penggunaan media sosial dengan merangkul para kreator serta penggiat platform digital guna mempercepat proses pelaporan dan penindakan kasus pembegalan maupun aksi kejahatan jalanan lainnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan langkah ini dilakukan dengan membuka ruang koordinasi digital interaktif melalui akun resmi kepolisian agar masyarakat dapat memberikan informasi secara cepat.

Pembacaan jawaban dari pihak termohon, yakni Polda Metro Jaya, dalam agenda sidang praperadilan terkait kasus dugaan penyiraman air keras terhadap seorang aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) bernama Andrie Yunus dijadwalkan berlangsung pada Kamis (21/5).

“Untuk jawaban Kamis (21/5) jam 09.00 WIB pagi, kemudian dilanjutkan replik dan duplik menyesuaikan waktu persidangan,” kata Hakim tunggal Suparna dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu.

Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Matraman saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku yang menusuk seorang petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) asal Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, yang bernama Endri (52).

"Saat ini kami sedang lakukan upaya pencarian pelaku," kata Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Jatinegara, AKP Eko Bayu saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Terkini