Pramono Larang Lapak Hewan Kurban di Trotoar Jakarta

Rabu, 20 Mei 2026 | 05:28:01 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melarang keras pedagang hewan kurban mencaplok trotoar menjelang Idul Adha (FOTO: NET)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melarang para pedagang hewan kurban menggelar lapak di area yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya di trotoar, taman, hingga kebun yang berada di area Jakarta.

"Saya sudah mengeluarkan instruksi tidak boleh berjualan di tempat yang mengganggu aktivitas publik, terutama di trotoar, di kebun, di taman-taman," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu.

Pramono menjelaskan bahwa para pedagang yang kedapatan beroperasi di zona terlarang tersebut akan diberikan teguran agar segera merelokasi tempat dagangannya ke lokasi yang tepat.

"Maka yang seperti itu segera diberikan peringatan dan mereka untuk tidak boleh berjualan," ujarnya.

Bukan hanya fokus pada penataan lokasi dagang, Pramono juga memastikan bahwa banderol harga hewan kurban di wilayah Jakarta masih cenderung stabil mendekati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Ia pun menambahkan bahwa persediaan sapi maupun kambing berada dalam kondisi yang aman.

"Alhamdulillah sampai hari ini harga-harga hewan kurban yang ada di Jakarta tidak mengalami kenaikan, relatif stabil. Jumlah hewan kurban, apakah itu sapi, apakah itu kambing dan sebagainya, sekarang ini tersedia sepenuhnya di Jakarta," papar Pramono.

Bahkan, ia melanjutkan, beberapa wilayah di luar Jakarta saat ini ikut memasok kebutuhan hewan kurban mereka dari Jakarta. Hal ini menjadi bukti kesiapan serta kematangan pengelolaan stok oleh BUMD pangan DKI.

"Bahkan, beberapa daerah akhirnya mengambil hewan kurbannya dari Jakarta. Ini menunjukkan bahwa BUMD yang bertanggung jawab untuk itu, salah satunya adalah Dharma Jaya, mereka mempersiapkan secara baik," katanya.

Terkini