DKI Jakarta Peringkat 6 Udara Terburuk Dunia, Pemprov Siapkan SPPU

Selasa, 19 Mei 2026 | 12:44:26 WIB
Jakarta kembali masuk dalam jajaran sepuluh besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia (FOTO: NET)

JAKARTA - Berdasarkan pencatatan dari situs IQAir pada hari Selasa pukul 08.00 WIB, kondisi kebersihan udara di wilayah Jakarta berada di posisi keenam sebagai yang paling buruk secara global.

Angka indeks kualitas udara (AQI) di kota metropolitan tersebut menyentuh posisi 137, dengan konsentrasi partikulat halus (PM 2.5) sebesar 44 mikrogram per meter kubik.

Situasi tersebut membuat kondisi udara di wilayah Jakarta dikategorikan berada pada level kurang sehat bagi kalangan yang sensitif.

Oleh karena itu, warga diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, atau wajib mengenakan masker apabila terpaksa beraktivitas di area terbuka.

Selain wilayah Jakarta, beberapa kota lain global yang juga mencatatkan tingkat polusi udara tertinggi pada Selasa pagi adalah Lahore di Pakistan yang menempati posisi pertama dengan AQI mencapai 300, disusul Dhaka di Bangladesh pada posisi kedua berindeks 178, serta Kampala di Uganda di posisi ketiga berindeks 160.

Guna merespons hal ini, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah penanganan cepat demi mengatasi masalah polusi udara menjelang musim kemarau yang diperkirakan berlangsung mulai awal Mei sampai Agustus nanti.

Upaya taktis dalam mengatasi polusi tersebut mencakup pengoptimalan perangkat monitoring kualitas udara hingga pelaksanaan uji emisi bagi kendaraan bermotor.

Di samping itu, Pemprov DKI Jakarta juga mengoptimalkan Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) yang saat ini performanya sedang ditinjau kembali dari beragam lini, mulai dari perkembangan PM2.5, kontribusi emisi tiap sektor, hingga efeknya bagi kesehatan masyarakat.

Pihak otoritas menyatakan, "pengendalian pencemaran udara tidak dapat dilakukan oleh satu wilayah secara parsial sehingga diperlukan aksi bersama yang terintegrated antar organisasi perangkat daerah serta kolaborasi lintas wilayah di sekitar Jakarta."

Terkini