Proyek Irigasi Gayam Pelem Mulai Disosialisasi di Margorejo

Proyek Irigasi Gayam Pelem Mulai Disosialisasi di Margorejo
Ilustrasi Irigasi

SLEMAN – Irigasi Gayam Pelem Sleman mulai disosialisasikan untuk memperkuat ketahanan pangan desa melalui perbaikan infrastruktur air bagi para petani lokal.

Pemerintah terus mengupayakan pembenahan infrastruktur dasar guna menjaga stabilitas produksi pangan di tingkat daerah. Salah satu langkah konkretnya terlihat pada agenda pemaparan rencana pengerjaan Daerah Irigasi Gayam Pelem di wilayah Kapanewon Tempel.

FX Indro Risdianto menjelaskan bahwa sistem pengairan yang memadai menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlangsungan sektor agraris.

"Saluran irigasi bukan sekadar jalur air, tetapi urat nadi pertanian. Ketika distribusi air berjalan baik, maka petani bisa menanam tepat waktu, hasil panen meningkat, dan ketahanan pangan daerah ikut terjaga," ujarnya, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Selasa (28/4/2026).

Pembangunan ini diproyeksikan mampu menekan risiko kerusakan pada saluran lama yang selama ini menghambat aliran air ke sawah.

Efisiensi distribusi air menjadi target utama agar para petani di Padukuhan Ngebong dan sekitarnya bisa mendapatkan pasokan secara stabil.

Pihak CV Danar Dono selaku pelaksana proyek menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan pengerjaan fisik sesuai dengan standar teknis yang berlaku.

Keterlibatan warga dalam mengawasi jalannya proyek sangat diharapkan agar fasilitas ini memiliki daya guna yang panjang.

Interaksi aktif dalam pertemuan tersebut menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap perbaikan saluran air ini.

Pembangunan di tingkat desa seperti ini menjadi fondasi utama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian yang tangguh.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index