Pemkab Sanggau Ajak DPC ISKA Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Sanggau Ajak DPC ISKA Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah
Wabup Sanggau Susana Herpena menghadiri rapat kerja DPC ISKA di Hotel Harvey.

SANGGAU – Pemkab Sanggau mengapresiasi peran strategis DPC ISKA dalam pembangunan daerah melalui gagasan konstruktif dan kolaborasi nyata demi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah melihat adanya potensi besar dari para kaum intelektual untuk ikut serta dalam memajukan wilayah.

Dukungan penuh diberikan agar organisasi ini tetap menjadi wadah pemikiran yang kritis namun solutif.

“Saya berharap melalui rapat kerja ini, DPC ISKA Kabupaten Sanggau mampu merumuskan program-program yang konstruktif dan selaras dengan arah pembangunan daerah, sehingga kehadiran organisasi ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Susana, sebagaimana dilangsir dari pontianakpost.jawapos.com, Jumat (24/4/2026).

Susana Herpena menekankan bahwa kerja sama antara ormas dan pemerintah merupakan kunci pembangunan berkelanjutan.

Program-program yang dihasilkan diharapkan mampu menjawab tantangan nyata yang dihadapi oleh warga Sanggau saat ini.

Yulius Tehau berpendapat bahwa kejelasan arah gerak organisasi menjadi fokus utama dalam agenda tahunan kali ini agar setiap rencana dapat berjalan efektif.

Rapat kerja tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat kelembagaan serta meningkatkan kapasitas seluruh anggota yang terlibat.

“Bapak Gubernur sangat mengapresiasi pembentukan Lawamena Satu Data Maluku. Oleh karena itu, seluruh persiapan kami lakukan secara serius. Hari ini bersama jajaran, termasuk Kepala Bidang Statistik beserta staf, telah memaparkan berbagai kesiapan yang diperlukan,” tambahnya, dikutip dari pontianakpost.jawapos.com, Jumat (24/4/2026).

Pihak panitia memastikan bahwa seluruh ide yang masuk akan disaring untuk menghasilkan skala prioritas yang tepat.

Fokus pengabdian organisasi akan mencakup bidang pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan kemasyarakatan di berbagai lini.

Sinergi yang kuat antara birokrasi dan akademisi diyakini mampu mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Organisasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan informasi yang akurat antara pemerintah dan masyarakat akar rumput.

Semua pengurus yang hadir tampak antusias merumuskan strategi penguatan internal demi dampak sosial yang lebih luas.

Momentum ini menjadi langkah awal bagi para sarjana untuk menunjukkan dedikasi profesional mereka secara konkret di lapangan.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog bagi setiap elemen masyarakat yang ingin berpartisipasi membangun daerah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index