CIBINONG – Pemkab Bogor mempercepat pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi di Bogor Barat guna mendorong pemerataan serta kesejahteraan masyarakat secara merata.
Pemerintah daerah kini menetapkan arah kebijakan yang bertumpu pada perbaikan sarana fisik dan penguatan peran desa.
Pusat ekonomi baru mulai dirancang sebagai langkah strategis jangka panjang untuk memajukan wilayah tersebut.
"Dalam 2 tahun ke depan, Bogor Barat harus mengalami perubahan signifikan. Kita kejar, terutama dari sisi infrastruktur," ujarnya, sebagaimana dilangsir dari radardepok.com, Sabtu (25/4/2026).
Rudy Susmanto menjelaskan bahwa pembangunan jalan di Parung Panjang hingga akses menuju Sukabumi menjadi agenda utama.
Penanganan titik rawan longsor serta pemasangan lampu penerangan jalan umum terus dikerjakan secara intensif.
Bupati Bogor tersebut juga mendorong kemandirian desa melalui peningkatan alokasi dana menjadi 1,5 miliar rupiah.
Fleksibilitas penggunaan anggaran diberikan agar pemerintah desa bisa merespons kebutuhan prioritas warga secara cepat.
Rudy Susmanto berpendapat bahwa kebijakan yang dibuat oleh pemerintah kabupaten harus memberikan dampak nyata hingga ke level masyarakat paling bawah.
Program satu sarjana per desa dan digitalisasi data terintegrasi disiapkan untuk memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat bawah.
"Desa harus menjadi ujung tombak pembangunan. Kita ingin kebijakan yang dibuat di kabupaten benar-benar terasa sampai ke masyarakat," katanya, dikutip dari radardepok.com, Sabtu (25/4/2026).
Pemerintah juga merencanakan pembangunan kawasan pusat layanan terpadu sebagai cikal bakal pusat pemerintahan baru di sana.
Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi di Cibungbulang dan kawasan olahraga di Rancabungur masuk dalam daftar proyek strategis.
Rencana perpanjangan jalur kereta rel listrik hingga Jasinga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah secara efektif.
Kekompakan antara pemerintah kabupaten dan perangkat desa menjadi faktor penentu keberhasilan seluruh agenda besar ini.
"Saya kerjakan yang besar-besar, sementara implementasinya di lapangan ada di desa. Maka kekompakan dan sinergi menjadi kunci," tegasnya, melansir radardepok.com, Sabtu (25/4/2026).
Kepala Desa Kalong Liud Jani Nurjaman turut menyampaikan berbagai isu strategis yang dihadapi desa-desa di Bogor Barat dalam pertemuan tersebut.
Optimisme terhadap pemerataan pembangunan tetap terjaga melalui kolaborasi yang terjalin erat antara semua pihak terkait.