SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo memperkuat sinergi dengan TNI guna mendorong percepatan pembangunan daerah melalui program koperasi desa hingga proyek infrastruktur strategis.
Hubungan kerja sama antara otoritas daerah dengan unsur militer di wilayah Delta kini semakin intensif guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.
Bupati Subandi menyatakan bahwa kemitraan yang solid dengan TNI selama ini telah terjalin dengan baik untuk mendukung berbagai agenda strategis di wilayahnya.
“Kami terus bersinergi untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif, sehingga mampu mendorong investasi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari newspatroli.com, Sabtu (25/4/2026).
Subandi mengharapkan kolaborasi ini mampu memberikan dampak positif pada masuknya modal serta pembangunan sarana publik yang lebih masif bagi warga.
Satu di antara poin utama dalam agenda koordinasi tersebut adalah mengawal keberlangsungan 206 unit Koperasi Desa Merah Putih yang sudah berdiri di Sidoarjo.
Brigjen TNI Kohir menjelaskan bahwa penguatan ekonomi di tingkat akar rumput melalui wadah koperasi menjadi agenda utama yang harus didukung penuh oleh perangkat desa.
“Kami ingin Sidoarjo menjadi contoh daerah dengan pembentukan koperasi desa yang merata hingga 100 persen,” tegasnya, seperti dikutip dari newspatroli.com, Sabtu (25/4/2026).
Kohir juga mengingatkan para camat dan kepala desa agar berperan aktif dalam menyukseskan target pemerataan ekonomi kerakyatan tersebut di seluruh pelosok desa.
Selain urusan ekonomi, sektor infrastruktur menjadi sasaran kolaborasi berikutnya melalui rencana pembangunan Jembatan Merah Putih menggunakan skema pendanaan swasta.
Upaya ini diproyeksikan dapat memutus isolasi wilayah tertentu sehingga akses pendidikan dan mobilisasi ekonomi masyarakat menjadi lebih lancar dan efisien.
Pihak Korem 084/Bhaskara Jaya juga menaruh perhatian besar pada kelancaran proses pembebasan lahan agar proyek konektivitas antarwilayah tidak mengalami hambatan berarti.
Dukungan TNI terhadap program pemerintah juga mencakup urusan ketersediaan pangan serta implementasi distribusi makanan bergizi bagi penduduk yang membutuhkan.
Melalui integrasi program antara pusat dan daerah ini, diharapkan seluruh kebijakan strategis dapat menyentuh masyarakat secara langsung dan memberikan manfaat jangka panjang.