Mendagri Buka Musrenbang Sumut 2027 Fokus Percepatan Ekonomi Lokal

Mendagri Buka Musrenbang Sumut 2027 Fokus Percepatan Ekonomi Lokal
Mendagri Tito Karnavian

MEDAN – Mendagri Tito Karnavian membuka Musrenbang RKPD guna menyusun arah pembangunan daerah Sumatera Utara yang bertumpu pada produktivitas dan kesejahteraan warga.

Pemukulan alat musik tradisional di Medan menjadi tanda dimulainya penyusunan peta jalan strategis untuk mendongkrak sektor industri dan daya saing wilayah.

Pemerintah daerah berupaya memastikan agar setiap investasi yang masuk ke Sumatra Utara memberikan dampak signifikan bagi ekonomi rumah tangga di tingkat lokal.

Bobby Afif Nasution berpendapat bahwa Musrenbang RKPD menjadi momentum penting dalam menyelaraskan arah pembangunan kabupaten/kota dengan kebijakan pembangunan provinsi dan nasional.

Rencana kerja untuk periode 2027 akan difokuskan pada perluasan jangkauan infrastruktur yang mampu memangkas kesenjangan ekonomi antarwilayah.

“Pembangunan harus merata dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara, sekaligus memperkuat daya saing daerah,” ujarnya, sebagaimana dilangsir dari gerindrasumut.id, Jumat (24/4/2026).

Langkah industrialisasi yang berbasis pada kekayaan alam daerah diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang lebih tangguh.

Dr. Dikky Anugerah berpendapat bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum strategis untuk memastikan perencanaan pembangunan lebih terukur, berbasis data, efisien, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat.

“Perencanaan pembangunan harus menghasilkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya banyaknya kegiatan yang dilaksanakan,” tegas Dikky Anugerah, sebagaimana dilangsir dari gerindrasumut.id, Jumat (24/4/2026).

Kolaborasi melalui kesepakatan tertulis dengan pihak swasta menjadi sinyal kuat bahwa pemulihan wilayah pascabencana akan dilakukan secara gotong royong.

Seluruh elemen pimpinan daerah kini bersatu untuk memastikan bahwa proyeksi pembangunan 2 tahun ke depan tetap berorientasi pada hasil konkret di lapangan.

Optimalisasi konektivitas wilayah dipandang sebagai kunci utama agar produk-produk unggulan dari desa dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index