Pemkab Lebak Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan dan Inklusif

Pemkab Lebak Dorong Pembangunan Daerah Berkelanjutan dan Inklusif
Bupati Kabupaten Lebak, Moch. Hasbi Jayabaya

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Lebak memprioritaskan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan layanan publik dan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.

Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil mampu menyentuh aspek paling mendasar dari kebutuhan warga.

Amir Hamzah menekankan bahwa dedikasi pemerintah saat ini sepenuhnya diarahkan pada terciptanya kemajuan wilayah yang dapat dirasakan oleh seluruh penduduk.

Pihak otoritas meyakini bahwa pondasi pelayanan yang kuat akan menjadi motor penggerak bagi terciptanya masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

“Pemerintah Kabupaten Lebak terus berkomitmen mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendorong terciptanya Lebak yang maju dan sejahtera atau Lebak RUHAY,” ujar Amir Hamzah, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Jumat (24/4/2026).

Amir Hamzah berpendapat bahwa integrasi jalur transportasi antarwilayah merupakan kunci utama dalam memacu roda perekonomian di tingkat akar rumput.

Selain urusan fisik, agenda besar pemerintah daerah juga menyasar pada penguatan kapasitas ekonomi rumah tangga melalui program pemberdayaan masyarakat desa.

Pemerintah berupaya keras agar tidak ada lagi penduduk yang tertinggal dalam mengakses fasilitas dasar yang disediakan oleh negara.

“Pengentasan kemiskinan ekstrem menjadi fokus kami. Program yang dijalankan harus benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Amir Hamzah, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Jumat (24/4/2026).

Andra Soni berpendapat bahwa sinergi lintas institusi menjadi syarat mutlak dalam melahirkan dokumen perencanaan pembangunan yang berkualitas dan aplikatif.

Target yang ingin dicapai adalah sebuah peta jalan yang mampu memberikan jawaban nyata atas segala tantangan ekonomi yang dihadapi oleh daerah.

“Kami berharap forum ini menghasilkan perencanaan yang berkualitas, terukur, and mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan,” ujar Andra Soni, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Jumat (24/4/2026).

Andra Soni berpendapat bahwa prinsip keadilan dalam distribusi pembangunan harus menyasar area yang selama ini kurang mendapatkan perhatian secara optimal.

“Pembangunan harus merata, termasuk di wilayah Banten Selatan seperti Kabupaten Lebak. Ini sejalan dengan amanat Presiden untuk membangun Indonesia dari desa,” ujar Andra Soni, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Jumat (24/4/2026).

Pola pembangunan yang inklusif ini diproyeksikan dapat memperkecil celah kesenjangan antara wilayah perkotaan dengan kawasan pelosok di Banten.

Optimisme tumbuh seiring dengan upaya pemerintah dalam menghadirkan inovasi layanan yang memudahkan urusan administratif maupun bisnis bagi warga lokal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index