Malaysia Kembali Lanjutkan Pencarian Pesawat MH370 yang Hilang

Selasa, 30 Juni 2026 | 14:55:01 WIB
Ilustrasi Malaysia Airlines MH370 (FOTO: NET)

JAKARTA - Pemerintah Malaysia kembali menjalankan misi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang telah hilang sejak 2014.

Kontrak kerja sama dengan pihak Ocean Infinity selaku perusahaan eksplorasi maritim resmi diperpanjang selama satu tahun ke depan.

Menteri Perhubungan Malaysia Anthony Loke menyatakan bahwa masa berlaku kontrak terhitung mulai 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2027.

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan kejelasan nasib bagi pihak keluarga korban.

"Keputusan ini merupakan wujud dari komitmen pemerintah yang berkelanjutan dan teguh untuk memberikan kepastian bagi keluarga korban penerbangan MH370," kata Loke, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (30/6/2026).

Pesawat Boeing 777 tersebut membawa 227 orang penumpang dan 12 kru saat dinyatakan hilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014.

Peristiwa hilangnya MH370 tercatat sebagai salah satu teka-teki terbesar dalam dunia penerbangan global.

Upaya pencarian di bagian selatan Samudra Hindia telah dilakukan berulang kali selama bertahun-tahun namun belum menemukan titik terang.

Ocean Infinity tercatat pernah melakukan upaya serupa pada tahun 2018 silam.

Pada tahun 2025, perusahaan tersebut melakukan nota kesepahaman kembali dengan pemerintah Malaysia untuk menyisir area seluas 15.000 kilometer persegi.

Dalam perjanjian tersebut, pihak Ocean Infinity dijanjikan pembayaran senilai USD 70 juta jika berhasil menemukan puing pesawat.

Pada perpanjangan kontrak terbaru ini, operasi pencarian dititikberatkan pada sisa area seluas 7.428,54 kilometer persegi agar misi dapat diselesaikan sepenuhnya.

Loke memaparkan bahwa lewat kontrak komersial baru ini, aset utama Ocean Infinity akan digeser sementara ke lokasi lain antara November 2026 hingga April 2027 sebelum melanjutkan kembali operasi pencarian MH370.

Terkini