Suhu Panas Inggris Picu Gangguan Jadwal Kereta, Penumpang Wajib Waspada

Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:56:51 WIB
Ilustrasi kodisi di kereta api Bakerloo line (FOTO: NET)

JAKARTA - Fenomena cuaca panas menyengat yang menyerang Inggris menyebabkan aktivitas transportasi kereta api di beragam daerah terhambat.

Beberapa penyedia jasa layanan transportasi mengurangi agenda keberangkatan.

Tindakan tersebut diambil guna mencegah efek suhu tinggi yang berpotensi merusak sarana prasarana jalur kereta.

Tingginya temperatur dikhawatirkan menyebabkan kabel listrik di atas lintasan menjadi longgar, rel mengalami pelengkungan, sampai memicu api di sekitar rute kereta.

Para pelancong pun disarankan untuk berangkat lebih dini apabila memungkinkan serta menyediakan air minum di sepanjang perjalanan.

Banyaknya pembatalan tiba-tiba mengakibatkan data jadwal pada aplikasi penunjuk perjalanan belum sanggup memberikan informasi secara tepat.

Mengutip dari Sumbernya, Sabtu (27/6/2026) Avanti West Coast menjadi salah satu penyedia layanan yang memangkas operasional dari Selasa sampai Kamis.

Instansi tersebut memberi peringatan bahwa hambatan masih berpeluang terjadi.

"Masih ada risiko gangguan lebih lanjut," bunyi penjelasan Avanti West Coast.

Penyedia layanan itu pun melonggarkan ketentuan tiket, bagi para pelancong diperbolehkan memakai armada yang berangkat lebih dini tanpa adanya biaya tambahan.

Di sisi lain, bagi pelanggan yang memutuskan untuk membatalkan rencana perjalanan di kurun waktu tersebut berhak mendapatkan pengembalian dana seutuhnya.

Sementara itu, Chiltern Railways juga memangkas lebih dari separuh agenda kereta selama tiga hari.

Keputusan itu berpengaruh pada operasional London Marylebone menuju serta dari Birmingham, Oxford, dan Aylesbury melalui Amersham.

"Kami sangat menyarankan Anda untuk menghindari bepergian jika memungkinkan, kereta beroperasi dengan jumlah yang jauh lebih sedikit demi menjaga keselamatan semua orang. Akibatnya, Anda mungkin mengalami keterlambatan yang signifikan dan kondisi kereta yang sangat padat," penjelasan Chilern Railways.

Great Western Railway (GWR) pun mengharapkan warga supaya hanya memakai armadanya bagi perjalanan yang sangat mendesak pada hari Rabu serta Kamis, saat badan meteorologi setempat mengeluarkan status waspada merah.

Menurut dari Sumbernya, temperatur tinggi yang terjadi dalam durasi lama bisa menghambat fungsi armada kereta daerah, utamanya pada bagian mesin serta sistem pendingin.

Pihak operator tersebut juga membatasi layanan kereta antara London Paddington dan Reading sampai hari Jumat.

Pemangkasan layanan dilaksanakan karena Network Rail melakukan pembatasan penggunaan wesel atau peralatan pemindah rute guna meminimalisir potensi kendala akibat cuaca terik.

LNER pun mengizinkan para pelancong yang memegang tiket pada hari Selasa untuk menaiki armada dengan agenda lebih dini.

Akan tetapi, pihak penyedia layanan tersebut meminta warga menunda keberangkatan pada hari Rabu serta Kamis.

Hambatan serupa pun berlangsung di jaringan Transport for Wales, termasuk pada lintasan Pontypridd-Cardiff Bay dan Coryton-Penarth.

South Western Railway turut memangkas total operasional kereta.

Di luar suhu panas, hujan deras yang turun pada malam sebelumnya mengakibatkan banjir di Hampton, London barat daya.

Situasi tersebut menghambat operasional South Western Railway pada Selasa pagi dan menyebabkan keterlambatan parah pada jalur Elizabeth antara Bandara Heathrow dan London Paddington.

Kendala juga terjadi di jaringan kereta bawah tanah London.

Seluruh operasional jalur Circle sempat dihentikan pada Selasa pagi karena masalah pada sistem sinyal.

Terkini