Daftar Mobil Sesuai Spek yang Masih Boleh Pakai BBM Pertalite

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:17:46 WIB
Ilustrasi pengisian BBM (FOTO: NET)

JAKARTA - Ada beberapa model mobil yang secara spesifikasi masih boleh menggunakan BBM Pertalite.

Berikut ini beberapa model mobilnya.

Setiap model kendaraan memiliki spesifikasi yang tidak sama.

Spesifikasi pada mesin ini juga memiliki kaitan erat dengan jenis bahan bakar yang dikonsumsi kendaraan tersebut.

Masing-masing produsen umumnya sudah memberikan rekomendasi tipe bahan bakar yang paling pas digunakan demi menjaga performa mobil agar tetap optimal.

Sebagai contoh untuk bahan bakar jenis Pertalite, hanya tepat dipakai pada mobil-mobil tertentu saja.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, bahan bakar dengan RON 90 tersebut sangat cocok dipakai untuk kendaraan yang memiliki rasio kompresi mesin 9:1 hingga 10:1.

Bahan bakar yang memiliki karakteristik warna hijau cerah serta bening ini diklaim mengandung kadar sulfur di bawah 500 ppm dan dinilai kompatibel dengan mayoritas mesin kendaraan yang beroperasi di Indonesia.

Toyota Avanza menjadi salah satu contoh model mobil yang dinilai masih bisa mengonsumsi BBM Pertalite.

Di dalam buku panduan manual untuk Toyota Avanza, dipaparkan bahwa bahan bakar bagi kendaraan sejuta umat tersebut, baik untuk varian mesin 1.3 L maupun 1.5 L, disarankan memakai bahan bakar dengan angka oktan minimal 90 atau di atasnya.

"Pilih bahan bakar tanpa timbal dengan angka oktan 90 atau lebih tinggi untuk performa mesin optimal," demikian penjelasannya.

Bukan cuma Avanza, Mitsubishi Xpander pun memiliki anjuran penggunaan BBM yang sejenis.

Pihak Mitsubishi menyarankan agar Xpander diberikan bensin yang bebas timbal dengan tingkat oktan RON 90 atau di atasnya.

Mitsubishi Xpander Cross pun disarankan untuk memakai jenis bahan bakar yang sama dengan tipe Xpander biasa.

Kondisinya berbeda dengan deretan kendaraan yang berada di segmen Low Cost Green Car (LCGC), walaupun banderol harganya lebih terjangkau jika dibandingkan dengan Avanza atau Xpander, namun anjuran BBM yang digunakan minimal adalah RON 92.

Berdasarkan buku petunjuk manual Toyota Agya, mobil tipe hatchback tersebut diwajibkan memakai bahan bakar bensin tanpa kandungan timbal dengan angka oktan 92 atau di atasnya.

Hal yang sama juga berlaku bagi Toyota Calya yang direkomendasikan untuk mengonsumsi BBM dengan tingkat RON 92.

Spesifikasi pada mesin mobil LCGC pada umumnya mempunyai rentang rasio kompresi antara 10 hingga 11.

Melihat spesifikasi mesin tersebut, kendaraan ini idealnya memakai bahan bakar dengan tingkat RON minimal 92, yang setara dengan Pertamax.

Rekomendasi bagi mobil LCGC untuk mengonsumsi BBM dengan angka oktan minimal 92 tersebut sudah diatur dalam Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 36 Tahun 2021 mengenai Kendaraan Bermotor Roda Empat Emisi Karbon Rendah.

Pada pasal 4 butir ke-6 dipaparkan bahwa kendaraan jenis LCGC wajib mencantumkan penandaan informasi mengenai pemakaian bahan bakar dengan tingkat paling rendah octane number 92 bagi mesin bensin atau cetane number 51 bagi mesin diesel yang dipasang pada bagian dalam penutup tangki bahan bakar serta di sudut bawah kaca belakang.

Terkini