ICMI Way Kanan Soroti Capaian Pembangunan dan Angka Kemiskinan

Selasa, 28 April 2026 | 20:39:21 WIB
Ketua ICMI Orda Way Kanan, Raden Adipati Surya.

WAY KANAN – ICMI Orda Way Kanan memberikan catatan strategis terkait capaian pembangunan daerah, termasuk apresiasi atas penurunan angka kemiskinan menjadi satu digit.

Momentum hari jadi kabupaten yang ke 27 tahun ini dimanfaatkan oleh para cendekiawan untuk mengevaluasi efektivitas program kerja pemerintah.

"Ini adalah pembuktian yang luar biasa. Jika kita menilik ke belakang saat saya memimpin sebagai Bupati, angka kemiskinan kita masih berada di angka 2 digit. Penurunan ke 1 digit ini menunjukkan program pengentasan kemiskinan berjalan pada jalur yang benar," ujar Adipati, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Senin (27/4/2026).

Pencapaian makro tersebut dianggap sebagai sinyal positif bahwa kebijakan ekonomi yang diterapkan telah menyentuh lapisan masyarakat bawah.

Namun, fluktuasi pada Indeks Pembangunan Manusia tetap memerlukan perhatian serius melalui penguatan sektor kesehatan dan pendidikan.

Pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga konsistensi kualitas hidup masyarakat agar tidak mengalami penurunan di masa mendatang.

Raden Adipati Surya berpendapat bahwa peningkatan IPM merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya akan dirasakan oleh generasi berikutnya.

Sektor infrastruktur juga tidak luput dari perhatian karena masih menjadi keluhan yang sering disampaikan oleh warga di berbagai wilayah.

"Pemerintah daerah harus mulai memikirkan 'cara-cara lain'. Jangan hanya mengandalkan APBN atau pusat. Kita harus mampu menggerakkan swadaya masyarakat dan kolaborasi sektor swasta untuk mempercepat pembangunan fisik yang menjadi urat nadi ekonomi warga," jelas Adipati, melansir dari rri.co.id, Senin (27/4/2026).

Keterbatasan anggaran negara menuntut kreativitas dalam mencari sumber pendanaan alternatif guna mempercepat perbaikan fasilitas publik.

Kolaborasi dengan pihak ketiga serta optimalisasi swadaya di tingkat akar rumput dinilai bisa menjadi solusi efektif bagi percepatan pembangunan jalan.

Di sisi lain, adopsi teknologi digital perlu diakselerasi sebagai sarana promosi produk unggulan daerah ke pasar nasional.

"Ruang-ruang digital ini harus diisi secara cerdas. Selain untuk menyampaikan hasil-hasil pembangunan, digitalisasi sangat diperlukan untuk mengenalkan produk UMKM kita ke pasar yang lebih luas," tutur Adipati, dikutip dari rri.co.id, Senin (27/4/2026).

Pemanfaatan instrumen digital secara bijak diyakini akan menciptakan transparansi yang lebih baik dalam tata kelola pemerintahan.

Masyarakat juga diingatkan untuk terus meningkatkan literasi teknologi agar mampu bersaing dan tidak hanya menjadi penonton dalam transformasi ekonomi global.

Terkini