Khofifah Dukung Pembangunan Tanggul Laut Hadapi Risiko Bencana

Senin, 27 April 2026 | 21:30:09 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA – Khofifah dukung pembangunan tanggul laut untuk memitigasi risiko bencana yang semakin intens di pesisir Jawa Timur guna melindungi warga dan ekonomi daerah.

Peningkatan intensitas anomali cuaca di wilayah pesisir menuntut langkah konkret dalam sistem perlindungan infrastruktur.

Upaya mitigasi jangka panjang kini menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah guna mengantisipasi ancaman rob yang kian meluas.

"Pembangunan tanggul laut atau giant sea wall ini menjadi kebutuhan mendesak untuk melindungi kawasan pesisir kita dari ancaman banjir rob yang terus meningkat," ujar Khofifah, sebagaimana dilangsir dari kompas.com, Senin (27/4/2026).

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor kelautan dan industri pesisir.

Khofifah berpendapat bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembiayaan proyek ini sangat krusial mengingat skala pembangunan yang masif.

Keberadaan struktur fisik penahan air laut ini juga diproyeksikan dapat menjaga kestabilan ekosistem daratan dari intrusi air asin yang merusak lahan pertanian.

"Kita tidak bisa membiarkan risiko bencana ini menghambat pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Jawa Timur, sehingga tanggul laut adalah investasi masa depan," ujar Khofifah, sebagaimana dilangsir dari kompas.com, Senin (27/4/2026).

Penerapan teknologi konstruksi terbaru akan diadopsi untuk memastikan ketahanan struktur terhadap hantaman gelombang tinggi dalam jangka waktu 50 tahun ke depan.

Rencana ini juga melibatkan kajian lingkungan yang mendalam agar tidak mengganggu keberlangsungan hutan bakau yang sudah ada.

Pemerintah menargetkan pemetaan titik koordinat pembangunan selesai dalam 6 bulan mendatang.

"Dukungan penuh diberikan agar proyek strategis nasional ini bisa segera berjalan demi keselamatan rakyat banyak," ujar Khofifah, sebagaimana dilangsir dari kompas.com, Senin (27/4/2026).

Kesadaran kolektif mengenai perubahan iklim menjadi pendorong utama percepatan realisasi infrastruktur penyelamat ini.

Terkini