PALANGKA RAYA – Diskominfosantik Kalteng menyelaraskan target pembangunan 2026 melalui forum Rakortekrenbang guna memastikan integrasi program strategis pusat dan daerah.
Pertemuan lintas sektor ini berlangsung di Ruang Rapat Lt. 2 Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah selama 2 hari.
Agenda ini mempertemukan delegasi dari berbagai kabupaten dan kota untuk merumuskan langkah teknis pada bidang infrastruktur serta kewilayahan.
"Kehadiran kami dalam Rakortekrenbang ini adalah upaya nyata untuk menyelaraskan, mensinkronisasikan, dan mengharmonisasikan target pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan nasional," ujar Hendri, sebagaimana dilansir dari mmckalteng.com, Kamis (23/4/2026).
Hendry Suvpriyanta menjelaskan bahwa harmonisasi ini bertujuan agar Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2027 tetap berada dalam koridor program strategis nasional.
Langkah sinkronisasi ini mencakup urusan statistik, persandian, hingga komunikasi dan informatika di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
"Melalui desk ini, kami berupaya menyepakati target indikator outcome prioritas pembangunan agar target provinsi tercapai melalui kontribusi kabupaten/kota serta memastikan kegiatan prioritas mendapat dukungan pendanaan yang terintegrasi (pusat-provinsi-kabupaten/ kota). Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan di sektor kominfo, statistik, dan persandian lebih efektif, efisien, serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Pihak Diskominfosantik Kalteng meyakini bahwa kolaborasi pendanaan antara pusat dan daerah sangat krusial.
Pencapaian target indikator outcome menjadi fokus utama dalam diskusi desk tematik tersebut.
Sesi pembahasan dijadwalkan secara terperinci untuk mengakomodasi seluruh masukan dari 14 kabupaten dan kota.
Hasil akhir dari forum ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis elektronik secara menyeluruh.